Jumat, 18 Desember 2009

Cara Menghadapi Orang yang Sulit Diajak Kerjasama

Membangun hubungan memang tidak mudah. Saya baru saja memutuskan kerjasama dikarenakan ketidakprofesional mitra saya. Saya sudah mencoba sebaik mungkin membantu mereka namun ternyata tidak mendapat respon positif. Hubungan positif yang saya bangun seolah tidak ada artinya karena tidaka adanya kerjasama dari mitra tersebut. Dengan berat hati saya harus membuang peluang tersebut untuk kebaikan bersama.

Memang sangat berat ketika memutuskannya. Namun berhubungan dengan orang yang sulit diajak berkerjasama setidaknya memberikan dampak sebagai berikut:

  • Membuang waktu dan energi Kamu

    Waktu dan energi Kamu akan terkuras kepada orang yang belum tentu memberi manfaat bagi Kamu. Kamu membuang kesempatan untuk menjalin kerjasama dengan orang lain. Saya percaya masih banyak peluang lain yang mungkin lebih prospektif daripada dengan orang bermasalah tersebut

  • "melukai" diri Kamu

    Mau tidak mau Kamu akan "terluka" oleh perbuatan mereka. Sikap baik yang Kamu tunjukan belum tentu menyelesaikan masalah. Mereka tidak menghargai apa yang sudah Kamu lakukan. hal ini tentunya bisa memberikan hal negatif bagi keadaan psikologis Kamu. Kamu akan kesulitan menerima apa telah mereka lakukan

    Pertarungan ego Kamu

  • Respon negatif

    Ketika Kamu kecewa tentunya akan menimbulkan reaksi negatif. Kamu bisa marah. Dan bila Kamu tidak bisa mengandilkannya hal tersebut bisa menggangu diri Kamu sendiri. Karena kemarahan yang terjadi hanya akan menimbulkan penyesalan dikemudian hari.


     

Memang kita tidak selamanya menemukan orang yang baik didunia. Terkadang kita harus menghadapi orang-orang yang bermasalah, orang-orang yang sulit diajak berkerjasama dengan berbagai macam alasannya. Ini mungkin beberapa ide dan tips yang coba saya terapkan untuk menghadapi orang-orang sulit diajak berkerjasama:

  1. Bersabar dengan situasi tersebut

    Tentu tidak mudah menghadapi orang-orang tersebut. Dan sabar memang menjadi jalan utama untuk menghadapinya. Sabar tidak dibatasi oleh waktu. Kamu bersabar oleh situasi tersebut bukan ditentukan seberapa lama tapi seberapa Kamu bisa mengendalikan Kamu. jangan sampai Kamu melakukan tindakan yang malah merugikan Kamu sendiri

  2. Maafkan mereka

    Memafkan memang bukan pekerjaan mudah. Namun hal tersebut akan membantu Kamu melangkah ke depan. Baca 5 cara agar Anda bisa memafkan

  3. Jangan beri respon

    Hal yang negatif terkadang memicu ada untuk memberikan respon atas hal tersebut. Coba "berhenti" sejenak. Jangan beri respon atas situasi yang ada. beri waktu bagi Kamu untuk memahami situasi. Hal ini akan membantu Kamu melihat secara objetif situasi tersebut.

  4. Ambil pelajaran

    Setiap peristiwa atau kejadian pasti mempunyai hikmah atau pelajaran didalamnya. Cari apa yang bisa Kamu pelajari ketika menghapi orang tersebut. Hal ini sangat berguna ketika Kamu menghadapi orang (dengan tipe) yang sama atau situasi yang hampir mirip.

  5. Salurkan ke hal positif

    Ketika Kamu menghadapi orang yang bermasalah, aka nada kekesalan atau hal negatif lain dalam diri Kamu. hal ini cukup normal. Tapi yang paling penting Kamu harus bisa menyalur hal negatif tersebut ke hal positif. Kamu bisa menyalurkannya lewat menulis, melukis atau hal produktif lainnya yang akan membuat Kamu lebih nyaman.

  6. Bertemu dengan orang yang memberi pengaruh positif

    Ketika Kamu bertemu dengan orang yang memberikan hal negatif. Kamu seperti meminum racun. Kamu bisa menetralisir dengan bertemu orang lain yang bisa mendukung Kamu. Kemukaan masalah yang Kamu alami, minta saran dari mereka. Jangan ragu memberikan penghargaan bagi orang-orang memberi pengaruh positif bagi Kamu


     

Ad aide lain?? =)

9 comments:

Etha mengatakan...

boleh juga tuh infonya...

Clara mengatakan...

mungkin kita kudu cari tau kenapa dia susah diajak kerja sama
mungkin dia punya alasan tertentu misalnya justru masalah itu sendiri datang dari diri kita.
jadi rasanya intropeksi diri juga perlu ^^


*otaknya lg lumayan beres, jd bisa mikir :P

anindyarahadi mengatakan...

iya deh mas... makasih ya ...

tapi kadang kalo aku ngga sesabar itu.. beberapa kali orangnya bikin sebel.. yaudah lah.. ngurusin urusan sendiri-sendiri aja :p ehehe

Aryunani Herminawati mengatakan...

Arin likes this.
Kalau aku bang mending jauhin orang itu... *Sejauh-jauhnya supaya gak makan ati*

dwi wahyu arif nugroho mengatakan...

@etha: emangbloeh diapain? :D
@clara : memang masalah bisa datang kita, tapi jgn sampe kita yg bermasalah deh..he9
@anindya: yawda durus ndiri sendir ja?he9
@arin: kl menjauh brati kita pengecut dong? hadapi dengan senyuman aja :)

ratna wulandari mengatakan...

betuull..

kalo susah di ajak kerjasama..ya udah lah..kita cari yg lain.

jgn sampe nguras otak, raga dan batin kita...ia gag mas???

SeNjA mengatakan...

ok bgt artikelnya sobat,kebetulan aku punya beberapa org dekat yg agak susah diajak kerja sama huff...@_@

Ikan-Laron-Semut mengatakan...

ya, saya setuju sama clara.. instropeksi dulu, lalu tanyakan kepada yang bersangkutan mengapa tidak mau/terasa enggan kita ajak kerja sama..

Elsa mengatakan...

tidak ada ide lain. itu sudah sangat sangat lengkap!!!

top