Senin, 25 Februari 2013

Nikmatnya Masalah?

5 comments

kemarin saya dapat musibah, modem ikut ke cuci #menganubanget :3

setelah tahu langsung saja tak keringin pake kipas angin, dan setelah kering tak coba, tapi ga bisa hidup :(

sempat mau menyerah & cari modem baru, emg msh ad HP, tp kalo soal pekerjaan lbh nyaman OL via komputer :9


Masalah silih berganti, solusinya selalu sama : sabar, ikhlas & tawakal :)

paginya saat galau, kucoba modem lagi, tapi tetap saja ga bisa
dan ku sempat ngetweet brrp baris ini :D


  • Saat masalah datang pilihan kita : fokus pd solusi atau malah larut dlm masalah tsb | bgmn kita menghadapinya?
  • Saat awal bertemu masalah sudah sewajarnya kita galau, sedih, kecewa, sesal. Tp mau sampai kapan?
  • Masalah memberi kesempatan bagi kita berhenti sejenak, mengevaluasi & melihat hal yg sblmnya tak terlihat | enjoy the process :)
  • Masalah bukan dihindari tp Dihadapi dg sepenuh hati | ambil hikmah biar pelajaran berlimpah
  • Masalah mberi kesempatan kita utk mengingatNya, mendekat kpdNya | oh, mungkin slama ini kita melupakanNya
  • Syukuri masalah yg ada sbg bentuk cinta kpdNya, bhwa dia sdg mbuat kita lbh tegar & yakin atas kuasaNya



dan setelah dhuha saya yakin ku ga perlu cari modem baru, tunggu aja beberapa saat lagi..

dan benar, saat menjelang zuhur,saya coba lagi modem, alhamdulillah bisa hidup lagi

Rabu, 20 Februari 2013

Astaghfirullah...

5 comments

terkadang, kita merasa diri paling keren, padahal kitalah yg paling memalukan menurutNya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling suci, tp padahal kitalah yg paling kotor menurutNya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling bijak, padahal banyak orang sengsara karena kita, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling sukses, tp ternyata malah kitalah yg paling gagal menurutNya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling pantas masuk surga, tp ternyata neraka sudah menanti kita, astaghfirullah

terkadang, kita merasa sudah melakukan terbaik, Allah tahu kita terlalu banyak bermalasan, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling mulia, tp ternyata malah kitalah yg paling celaka menurutNya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling banyak amalanya, tp ternyata malah kitalah yg paling banyak dosanya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling tampan, tp ternyata malah kitalah yg paling buruk menurutNya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling baik, tp ternyata malah kitalah yg paling buruk menurutNya, astagfirullah

terkadang, kita merasa diri paling pintar, tp ternyata malah kitalah yg paling bodoh menurutNya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling benar, tp ternyata malah kitalah yg paling hina menurutNya, astaghfirullah

terkadang, kita merasa diri paling kaya, tp ternyata malah kitalah yg paling miskin menurutNya, astaghfirullah

Senin, 18 Februari 2013

Hati yang Tergoda (lagi)

0 comments

masih ingat cerita "Sang Penggoda Hati"?

untuk sekian kalinya godaan itu datang lagi, seolah Sang Maha Penggoda ingin mengingatkan lagi kuasanya

malam itu saya kedatangan tamu dari surabya, mas @bukik. kebetulan beliau sedang ada acara di Jogja dan ingin sharing bersama teman-teman di Jogja. bisa dibilang beliau salah satu guru saya jadi sangat penting untuk bisa menemui beliau. saking SeMANGATnya sharing bersama beliau pas mau pulang, ku kebingunan tas kecil yang berisi hape, dompet dll. HILANG!

jelas selepas itu saya bingun mencarinya. saya ke Masjid dan ke RUmah Senyum tempat dimana saya singgah sebelum ketemu mas bukik, tapi nihil! dan akhirnya malam itu pasrah dan ikhlas dan berharap semoga besok keajaiban itu datang...

tidur ga tenang, tapi ini adalah bukan pengalaman pertama. emang udah kebayang dulu gimana harus lapor Polisi, duplikat StNK, SIM, ATM dll, bakal ribet ini. dan saya kembali ingat mantra terdahulu " Ya Allah, kejutan apalagi yg akan Kau berikan kepadaku”. saya yakin pasti semua ada hikmahnya, pasti Allah sedang menggoda saya (lagi).

dan benar saat siang jamaah zuhur di masjid, coba saya tanyakan lagi ke jamaah, "oh, ga ada mas, coba tanya ke pak RT aja", mendengar ini saya sempat lesu, tapi yah ku harus tetap berusaha, baru berjalan beberapa langkah menuju pa RT
"mas..mas.. sini" bapak yang saya tanya tadi tiba-tiba memanggilku
dan benar adanya, ternyata ada seorang jamaah lain yang menyimpankan untuku, alhamdulillah...

Minggu, 17 Februari 2013

Berani Beraksi Walau Takut

0 comments


beberapa hari yang lalu saya mendapat wejangan dari saudara, bahwa untuk melalukan perubahan yang dratis hanya membutuhkan sedikit keberanian. dan ketika  kita BERANI melakukannya, itu seperti hanya menekan tombol mesin saja, maka perubahan bisa terjadi sangat dratis. itulah yang terjadi ketika dia beranikan diri melamar istrinya sekarang yang awalnya sebenarnya bukan tipenya dan penuh keraguan :D
"People think having courage means you have no fear. Courage is taking action despite the fear." | Linda Sapadin

orang yang berani bukanya tidak mempunya rasa takut, tapi mereka berani melakukan sebuah aksi walaupun ada rasa takut. so, yuk belajar BERANI BERAKSI walau ada rasa TAKUT & RAGU yang penting ACTION duluu :D

Sabtu, 16 Februari 2013

Kerja Keras di Balik Kesukesan

3 comments

siapa yang ga kenal wajah tersebut? sangat fenomenal, presatasinya di lapangan hanya messi saja yang bisa mengalahkannya. tapi yang menarik dari adalah beberap fakta di bawah ini :

lompatanya stinggi 44 sentimeter dari posisi berdiri normal, & setinggi 78 sentimeter apabila diawali dg lari

bahkan lompatanya lebih tinggi dari rata2 pemain NBA & menghasilkan tenaga 5kali lbh besar dr kekuatan cheetah saat tengah berlari

hal ini wajar karena latihanya juga ga tanggung2, saat angkat beban, jumlah beban yg diangkat Ronaldo sama dengan 16 mobil Toyota Prius :9

memang utk mjd expert dan menghasilkan performa yg menggagumkan butuh latihan dan kerja keras | ga ad yg instan. Biasanya orang yg mempunya kemampuan rata2 pasti juga usaha diatas rata2, setuju?

Senin, 14 Januari 2013

Batatasi Target untuk Mencapai Hasil yang Maksimal

1 comments

Sudah Hal lumrah Jika kita banyak keinginan & target, tp apa benar kita dpt meraih semua? Apakah kita dpt mencapai Hal yg maksimal?

Target yg terlalu byk mbuat kita ga fokus & hasilnya ga maksimal, mending batasi dan kerahkan semua energy utk mendapatkannya

Ini bukan brati kita ga boleh punya goal yg banyak, tp kita harus punya prioritas mana dulu yg harus kita capai

Stlh ktm mas nanang kmrn jg mbuat yakin bhwa terlalu byk target malah mengaburkan bukan malah mbuat kt smakin jelas apa yg kt tuju

Membatasi target juga berarti membatasi keinginan & nafsu kita, apa yg kita inginkan belum tentu kita butuhkan ya? :)

Paling ga skg yg tak terapkan tiag tahun ad 3 target besar, per bln 3 target jg, smp per hari cukup 3 saja, kalo smw tcapai baru blh nambah. Dulu jd ingat juga pesen sobatku @sang_indra "melakukan banyak tp sbnarnya, tp sbnrnya ga melakukan apapun". Tp ak br sadar kbenaran pesen tsb bbrp bulan stlhnya saat hasil ga memuaskan & minim makna, pdhl perasaan sudah melakukan byk hal

Sy sadar mungkin sy "serakah" pengen melakukan semua hal utk mencapai semua target, tp sy lupa bhw kita jg punya keterbatasan
Dan hikmah paling besar adl bhwa semua yg kita capai & dapatkan adl semua karena Allah

Minggu, 23 Desember 2012

Branding ala @tdajogja

0 comments

mau tahu tentang branding? ni simak diskusi lagi teman2 TDA Jogja di Group FB

Apa sih Branding itu? Kenapa perusahaan butuh branding? Bagaimana cara membuat branding? Apa keuntungan dari branding? ini pertanyaan-pertanyaan fundamental yang muncul di benak saya akhir-akhir ini.

Kesimpulan yang saya dapat bahwa branding itu lekat dengan merek usaha kita, yang lalu 'melimpir' ke positioning produk/ jasa kita di masyarakat. Kekuatan branding bukan sekedar muncul dari grafik / warna yang ada di logo atau pernak pernik perusahaan, tapi juga terbentuk dari persistensi yang kita lakukan selama kita menjalankan perusahaan kita.

Persistensi apa? persistensi dalam kualitas produk, persistensi dalam pemasaran, persistensi dalam service, persistensi dalam mengkomunikasikan produk kita, persistensi dalam inovasi, dsb. Intinya persistensi yang kita lakukan dalam usaha kita itulah yang membentuk branding perusahaan kita.

Jadi branding ga bisa dibangun dalam semalam, branding hanya bisa dibangun secara bertahap. Setelah satu konsumen merasakan produk kita, lalu konsumen berikutnya juga merasakan, lalu konsumen yang lainnya lagi juga merasakan produk kita, maka para konsumen itu akan mempunyai suatu persepsi "Oh jadi perusahaan ini tu jualannya yang kaya gini ini to". Ketika persepsi yang dirasakan konsumen itu SECARA SAMA dirasakan kembali di waktu berikutnya konsumen merasakan produk kita, lalu SECARA SAMA dirasakan berulang-ulang kembali, maka terjadilah penguatan branding.

Branding yang semakin kuat, berarti menjadikan perusahaan menjadi semakin terpercaya. Terjadilah viral marketing, pasar semakin terbentuk, semakin banyak juga yang ingin ikut-ikutan, semakin terasa urgent pula bahwa brand harus dipatenkan.

Yang saya rasa, konsep dasar membangun brand adalah sejalan dengan konsep dasar membangun bisnis, yaitu persistensi (istiqomah gak menyerah)

Ini yang saya rasakan (rasakan, karena saya sebenernya ga tau ilmunya) tentang branding. Apa yang kau rasakan? Mungkin ada yang bisa ikutan sharing-sharing, karena saya juga masih mencari-cari jawaban yang paling tepat.

@mastiyok
Top of Form
Hasnil Afrizal Muttaqien "Style Produk/ bisnis yang persisten dan istiqomah, barulah melahirkan branding di benak masyarakat. Kemudian dengan branding itulah segmen masyarakat tertentu yang akan membeli produk atau tertarik dengan bisnis kita. Kalau ingin mulai branding seperti apa, mulailah dari minimal 1 hal kelebihan kita dan kita memang ahli di kelebihan itu."

Hasnil Afrizal Muttaqien : "ok mas, tidak apa apa. berarti branding itu bisa jadi efek bonus dari persistensi kita ya?"
Hasnil Afrizal Muttaqien "ya. Dulu di RSH, kami belum mampu beli seragam dan fasilitas cukup minim, hanya menggunakan apa yang ada saja. Tetapi kami punya 2 hal, yaitu keramahan seperti teman dan ilmu. Jadi keramahan seperti teman dan ilmu itu yang jadi keunggulan. Tinggal digali saja. Sekarang ada yang nyeletuk gini dari salah satu pasien "Saya betah di RSH, karena orang2nya tidak serius banget. Serasa di rumah." dan untuk ilmu, kami malah bagi2kan dan edukasi kan ke masyarakat.  Hasilnya mereka lebih terdidik dan secara sadar memilih RSH mas.Dalam dunia terapi psikologis yang saya geluti dulu, kesadaran adalah puncak tertinggi dari psikis manusia. Mereka memilih bukan karena dipengaruhi oleh harga dan sekedar emosi sesaat. Karena harapannya mereka juga getuk tular ke yang lain. ya kan? Menyenangkan kan."

Danto Adityo "Mantaapp maass.. mari mbrandiiing...salah satunya adalah dgn menulis tulisan ini . Danto colorful"
Iffah M Dewi "omong2 ttg "presistensi" jadi geli dhewe   cc:Cahyadi Joko Sukmono"
Satriyo Yok Hasnil Afrizal Muttaqien mnurut saya memang keramahan dan ngilmu itu yang jadi brandingnya RSH mas. Cahyadi Joko Sukmono itu makanan apa e pak? Danto Adityo sempet dulu ada bahasan, mbranding dengan nama pribadi disanding dengan nama usaha tdk baik bos. bener ga ya? alasannya akan susah melepas image pribadi kita dari image perusahaan. Iffah M Dewi njenengan itu contoh persistensi yang luar biasa mbak 
Bong Rizqi “mas Tiyok, kalo mbranding nama seperti contohnya :Bong Chandra, gimana tuh? 
Cahyadi Joko Sukmono “Selain presistensi, branding itu butuh kejujuran (integritas) dan peta jalan ...
Satriyo Yok Bong Rizqi saya kira mirip sama branding band atau artis. orang-orang itulah produknya sehingga harus dibrand.
Dian Isnawati “Dalam membranding, haruskah kita jadi kecap nomer satu?
Satriyo Yok Dian Isnawati hehe.. pertanyaan menarik.. nyatanya memang banyak yang ngaku kecapnya nomor satu
Danang Prihastomo “Nderek cuap2 ngih...hehee....dalam Branding, kita jual merk bukan sekedar produk... Ketika branding kita berhasil added value merk kita itu yang tak teritung harganya...makanya knp jual beli brand itu mahal minta ampun (sampoerna, dibeli philips moris)
Ga selamanya kan kita nyaman produk kita selalu dinilai dengan harga produksinya, dibandingi harga sama kompetitor... Hanya Dengan membangun brand (branding) inilah kita bisa menghargai produk kita jauh dr harga produksi. Tahapan dalam membangun sebuah brand Segmenting » Targeting » Positioning , ketika kita tau segmen kita, sasarannya, kemudian kita memposisikan brand kita d benak konsumen. Positioning biasanya melekat lama dlm brand dan tersirat... Misal Honda » terkenal irit, itu positioning yang melekat pd konsumennya (tp positioning hrs tetap relevan, jujur). Dapat juga untuk menggiring ke positioning kita menggunakan tagline. Heheee monggo lanjutkan diskusinya...
Hasnil Afrizal Muttaqien Ya. Mas Satriyo Yok. Tidak boleh membranding diri dengan usahanya. Ketika sudah ada di usaha, maka meleburlah jadi satu dengan perusahaan. Ketika kita "mati" maka perusahaan tetap "hidup." Salah satu yang kami ajarkan ke temen2 adalah "DIRI ANDA BUKANLAH PERUSAHAAN ANDA." Agar juga tidak terjadi putus asa ketika perusahaannya bangkrut. Yang bangkrut itu perusahaannya, bukan ownernya. Agar Life Must Go On. Ya kan? Oleh karena itu menurut saya pribadi, owner perusahaan yang sukses beneran, biasanya foundernya bukan orang yang suka tampil di mana2. Karena kalau suka dan sering tampil di mana2 (ngisi seminar dll), jika perusahaannya belum siap, jadinya amburadul.
Hasnil Afrizal Muttaqien Mas Fébrì Süksès Mùlìä. Ya mas, itu adalah salah satu cara branding RSH, karen dengan itu menjadi media mengedukasi masyarakat agar tidak sekedar ngikut dengan banyaknya hoax yang dilempar ke masyarakat terkait kesehatan. Sehingga masyarakat mulai sadar untuk memilih sarana kesehatan seperti apa. Kalau ingin dapat inspirasi, salah satu situs yang menurut saya baik adalah http://www.ted.com/. Agar bisnisnya tidak hanya sekedar bikin uang, tetapi solusi bagi masyarakat.
Satriyo Yok “Hasnil Afrizal Muttaqien : mantab mas, prinsip bisnis memang hanya kendaraan untuk sampai di tujuan. Kalo kendaraannya rusak ya dibenerin. Kalo kendaraannya mogok, gak bisa dibenerin, ya kendaraannya ditinggal aja lalu cari kendaraan lain yang lebih baik,, biar bisa sampai tujuan dengan cepat, selamat, dan sehat wal'afiat. kopas dari kata-kata pak Cahyadi Joko Sukmono, ijin kopas ya pak 
Hasnil Afrizal Muttaqien “Oya mas. Ada satu lagi cara branding unik yang saya lihat di iklan tv. Yaitu caranya dengan berkisah. Kisah tentang bagaimana proses produksi produk kita. Katanya Ferrari dan harley davidson menggunakan cara itu. Kenapa? Karena setiap orang suka dengan kisah. Baik tua maupun muda
Satriyo Yok “iya mas. saya kira itu juga benar. Pak Roni Yuzirman founder TDA pun juga mengalami brand story yang luar biasa. pak Roni pernah cerita kalo ada orang yg kenal pak Roni sebagai pengusaha yang out dr tanah abang dan sukses dengan mannet nya, kisah yang saya rasa hampir semua orang TDA tahu. dan sampai kapanpun saya kira pak Roni akan lekat sengan cerita itu. ngomongin brand story senggol mas Dwisuko Adinugroho ah 
Hasnil Afrizal Muttaqien “Oya, salah satu kunci branding menurut saya adalah JUJUR. Baik jujur sesuai makna asli. Maupun Jujur sesuai kenyataan yang ada pada kita. Branding yang berlebihan (kurang jujur) bisa mengakibatkan kekecewaan. Bagaimana rasanya jika temen2 dibohongi?
Guk Seta “Asem tenan...brandku 'anti motivator'
Arqom Maksalmina “wah mas Guk Seta.. hehee.. sesekali motivator d butuhkn jg lho untuk aktifitas internal branding.. bantu komunikasikn value perusahaan k karyawan misalny.. sebelum keluar..brand essence harus d pahami n terwujud dlu di internal..
Guk Seta Arqom Maksalmina: 'Anti motivator' ku bukan dalam arti anti yg bener2 anti 
Novita Katarina “Branding itu perlu, untuk menegaskan pasar yang dituju. Misalnya, niat awal membidik pendengar seusia Ashanty, maka disiapkan komponen pendukungnya. Jangan salah poles, ntar malah jadinya Ayu Ting-ting. *smile
Cahyadi Joko Sukmono “branding itu integritas
Fuad Dibekali Lempuk “ikut berbagi.. brand terbentuk dari kepercayaan, sekali melanggar kepercayaan maka tamatlah brand. Branding merupakan usaha mengenalkan dan membesarkan brand, brand itu "hidup" karena itu dia juga butuh perhatian, pendampingan dan pengawasan.
Satriyo Yok “positioning, integritas, dab kepercayaan ya.. sip sip.. jadi makin jelas terlihat apa itu makna branding
Dwisuko Adinugroho “Haha, mas Satriyo Yok bisa aja.. Dahsyat sekali tulisannya. Everybody love a story, that`s why building our brand is very important. Ikut menyimak Bottom of Form