Rabu, 04 Agustus 2010

Rahasia mengatasi kebiasaan menunda-nunda (bag 2)



Hey blogers,, gimana masih sering menunda-nunda?? Bila kamu sudah membaca tulisan saya sebelumnya, sudah sepatutnya kita menghilangkan kebiasaan ini. Pertanyaan nya adalah bagaiamana menghilangkannya?

Untuk mengatasi penundaan, pertama kamu harus menyadari permasalahan ini. Penundaan hanyalah gejala dari masalah ini. Kamu harus tahu akar penyebab menunda-nunda ini. Analoginya adalah seperti penyakit Demam berdarah. kebanyakan orang penyebab demam berdarah adalah gigitan nyamuk. Namun kita tidak bisa menyelesaikanya dengan membunuh nyamuk tersebut. Kita harus harus membersihakan “kandang nyamuk” dari tempat tinggal kita. Jangan sampai nyamuk berkembang disekitar lingkungan kita.

Sama halnya dengan menunda-nunda ini. Kita harus memahami benar “akar permasalahan” mengapa kita menunda-nunda. Setidaknya ada dua hal yang bisa menyebabkan kita menunda-nunda. Yaitu kurangnya keinginan (motivasi) dan ketakutan.
1.Kurangnya motivasi
Seseorang menunda-nunda pekerjaan karena tidak “bergairah” melakukan itu. Kamu menunda untuk pergi suatu acara karena kamu merasa tidak tertarik dalam acara itu. Kurangnya motivasi ini juga berkaitan dengan kurangnya pengetahuan tentang manfaat yang akan didapat atas apa yang kamu lakukan itu.

Kalau penyebabnya ini, bagaimana mengatasinya? Pertama adalah temukan passion kamu. Contohnya adalah ketika saya menulis blog ini. Dulu saya sering menunda-nunda untuk update blog, blog hanya sekedar sambil lalu. Lalu saya menemukan passion saya dalam pengembangan diri. Saya sangat bersemangat menulis karena saya secara pribadi juga mendapat manfaatnya. Begitu juga dengan pekerjaan lain, seperti membuat proposal atau laporan, saya sangat bersemangat melakukan ketika hal tersebut sesuai dengan apa yang kita senangi.

Lalu bagaiamana jika kita harus melakukan sesuatu yang tidak sesuai passion? Ya, saya juga mengalaminya. Dulu saya anti kalau soal statistik, tabel ataupun tentang keuangan. Kayaknya males banget jika harus melakukan hal yang “berbau” diatas. Kalau itu yang terjadi, temukan manfaat yang lebih besar dari apa yang kamu lakukan tersebut. Ya saya sekarang sangat menikmati ketika harus membuat neraca keuangan ataupun anggaran keuangan. Karena saya melihat banyak tantangan didepan sana, mungkin sekarang saya hanya mengelola uang yang bernilai jutaan, bagaiamana jika besok harus bernilai miliaran atau triliunan. Kayakna asyik tuh ^^

Penyebab kedua adalah ketakutan. Yah kita sering menunda-nunda karena ketakutan. Ketakutan yang gimana ni?? Lalu bagaimana mengatasinya? Sabar yah, dipostingan berikutnya kita bahas, beserta sedikit latihan agar kita mampu mengatasi penundaan. CU ^^

4 comments:

Kang Momod mengatakan...

setuju banget bos, prokasinasi harus mati hahay ^)^

gaelby mengatakan...

Thanks, tipsnya sgt membantu. Memulai sesuatu adalah salah satu masalah yg sulit. So, segera memulai untuk tidak menunda-nunda.
Salam sobat :)

readhermind-dy mengatakan...

menunda, masih punya nih penyakit ini..
:(

meliajani mengatakan...

nice posting :)
menunda, karena kita merasa masih punya 'waktu'
mau cari motivasi dulu ahh :D