Dunia sudah berubah, sekarang
kita bisa mendapatkan ilmu dari mana saja, kapan saja. Bahkan sekarang diskusi
bisa via FB. Mau tahu?
Ada diskusi menarik di
Grup TDA Jogja yang
patut diabadikan. Diskusi ini menurutku salah satu diskusi yang paling
“berbobot”. Diskusi ini berawal dari
pertanyaan mas Yanuar Reza Yulias yang sedang mengembangkan websitenya untuk
mengembangkan bisnisnya. Dah, dari pada penasaran Selamat menikmati rangkuman
diskusi ini ^^
Yanuar Reza
Yulias “aslm...ada yang mau berbagi pengalaman
cara mencari dan mendapatkan buyer luar jawa secara online?Bagaimana mengelola
web kita supaya bisa menarik klien ? terimakasih sebelumnya”
Guk Seta
“ jawaban 2 pertanyaan itu bertolak belakang. yg
pertama itu urusannya sama optimalisasi search engine. yg kedua itu kaitannya
sama desain web. prakteknya, mengoptimalkan keduanya (search engine &
desain) itu susahnya minta ampun.
jadi perlu diperjelas lagi tentang segmen pasar produk anda & juga aset
yg anda punya.
pertanyaan global sekali, jadi jawabannya jg secara global. kalo bisa lebih
spesifik lagi.
soal pengalaman colek Satriyo Yok, Iffah M Dewi, Dwisuko Adinugroho. tapi
kayaknya kalo di share di comment ini kekecilan ya?”
Arya Gede Wicaksana “Salam pak Yanuar Reza Yulias, utk awalan
manfaatkan: 1.SEO utk optimasi di mesin pencari ex: Google, Yahoo dll),
2.Social media (FB & Twitter, sampe saat ini 2 socmed tsb ada di urutan
teratas berdasar jumlah pengguna di Indonesia), 3. Forum komunitas online yg
selaras dgn produk bapak (bisa cari di Forum Jual Beli Kaskus, dll), 4.Online
Marketplace lokal (BursaMuslim, Tokopedia, dll) dan 5. Iklan (TokoBagus dll)
Utk memantau statistik visitor/fans/follower bisa
manfaatkan Google Analytics, FB & Twitter analytics tools,dll. Silakan
ngobrol jg dgn tmn2 TDA Jogja yg lebih berpengalaman jualan scr online, senggol
Satriyo Yok, Yoga Pinojaket, Nugroho Pratomo cs. Semoga bermanfaat :)”
Gugus A. Sakti “Kalo spesifik ke sebuah target lokasi atau segmentasi tertentu di
Indoensia mungkin Facebook Ads bisa digunakan. Point pentingnya adalah harus
dihitung secara teliti biar tetep untung karena menggunakan iklan berbayar. 2
Faktor yg cukup dominan yg mempengaruhi penjualan dengan cara ini adalah Materi
Iklan untuk menarik Lead yg membuat orang penasaran dan Landing Page nya
dirancang agar orang secepat mungkin membeli atau minimal bisa kita follow up
Dan sepakat dengan mas Arya Gede Wicaksana Market place lokal
bisa dimaksimalkan untuk menggiring pembeli.”
Yanuar Reza Yulias ”@Arya Gede Wicaksana: iya Bos, sudah bikin web 1 bulan belum
ada klien baru masuk...bingung cara menambah klien....sempat frustasi
nih... Teman - teman TDA: terimakasih banyak sarannya...semoga saya bisa berkomunikasi
dengan teman - teman yang direkomendasikan...sementara ini saya promosi di FB,
sudak masuk Kaskus, Agromart dan iklan gratis lainnya....atau mungkin harus
sabar? atau masih kurang strategi? @Guk Seta:
iya...tak pikir dah sejalan.Memang beda ya?sebenarnya saya ingin bisa kirim
sayur ke batam dan kalimantan. Tapi bagaimana menjalin relasi di sana dengan
web saya?”
Tjahjadi Djoko Soekmono “Weisss .... mantap ini, ayo dibeli ..dibeli ...dibeli *gelar
dagangan
Nampaknya agak berbeda jual produk ini, dengan jual baju, tas.
Apa yang perlu kita lakukan utk membuat orang mau membeli adl membuat orang
TAHU - TERTARIK - MAU MEMBELI - LOYAL...
Yang sudah dituliskan para suhu di atas (web, SEO, SocMed, dll) utk
memenuhi 2 syarat pertama, yaitu strategi membuat 'crowd' TAHU dan TERTARIK.
How to promote secara online. Saya bukan ahlinya e-commerce atau f-commerce,
jadi biarkan ahlinya yg bicara.
Namun, bagaimanapun utk membuat mrk MAU membeli tetap dibutuhkan intervensi
pada "dapur produksi" (kualitas, harga, dll) maupun term of
service-nya (order, delivery, compliant handling, dll). Apalagi kalau mrk yg
sudah membeli produk/ jasa kita puas sehingga menjadikan mrk sbg pelanggan
LOYAL, kita hanya perlu menyediakan 'kemudahan' bagi para LOYALer ini utk kmd
mendatangkan buyer bagi kita.
CMIINR”
Yanuar Reza Yulias “saya belum survey...saya lihat di cargo bandara kiriman sayur pake
kardus dan strefoam banyak...sayangnya saya nda ada yang kenal...ada satu yang
tak kenal tetapi belum mau berbagi tip...”
Tjahjadi Djoko Soekmono “resiko di kualitas ya kalau mau kirim dr Jogja ke konsumen langsung
... kalau serius mau garap Batam, buka toko sayur di Batam pak, yg menjual
sekaligus sbg stock transit sayuran yg akan di order secara online oleh orang
per orang di Batam. Dari Jogja kirim periodik ke toko sayur tersebut, kalau ada
yg order, sayur dikirim dari toko tersebut. Ajak teman utk buka toko di sana,
utk amankan cashflow, bisa diversifikasi produk di toko tersebut, spt tempat
makan, dll .”
Guk Seta : “Yanuar
Reza Yulias: gini mas, kalo dah maen online kita berpikir skala
negara, bukan kota. webnya cukup company profile. web itu kan pada dasarnya
media informasi, bukan media penjualan.
facebook dan sosial media lainnya rasanya gak pas
untuk produk njenengan. sosmed itu untuk produk muda mudi.
coba maen di marketplace, tapi disitu juga agak
sulit. biasanya bener-bener perang harga disana.
jangan terpaku pada marketing online apalagi untuk
produk sayur2an. offline marketingnya jangan ditinggalin.
ada contoh pinqiucz.com itu punyanya Ardian
Fauzi. fungsi website sbg company profile dia adalah utk menguatkan
closing sales. @Guk Seta:
ok...segera tak tambah company profile nya...nuwun”
Kang Roy “Siang ini aku
dapet bulletin jumat dari sekolahnya si kecil. Ada alamat situsnya
portalsayur.com. Keren!
Sbnarnya gampang kok mas cari pembeli luar jawa. Yg penting keyword yg kita
tembak tertarget. InsyaAlloh closing tiap hari. Btw.. Ada juga blog
dari ali akbar yang juga jualan sayur.
Pm ane untuk lebih jelasnya. Piss...”
Oejang Ajo “Kayaknya untuk
pak Yanuar cocoknya direct ke konsumen pak... web lebih kepada portfolio dan
profil perusahaan. Kecuali yang dijual barang "langka" yang
kemungkinan orang pake google buat mencarinya...
Rumus sederhana
nya begini pak... sebelum memilih media promosi yang tepat harus di tentukan
dulu target audience (costumer) nya type apa. Kira-kira target konsumen pak
yanwar siapa saja (grosir, mini market, exportir, dll)
Nanti kalau dah ketemu dicoba lihat akses media dari type konsumen tersebut
seperti apa, apakah online, cetak, direct seling dsb...
Dari sana baru bisa ditentukan metode marketing yang tepat, termasuk
strategi branding dan promosi produk nya...
Kalau untuk marketing kit, website memang harus.. saran saya seperti
saran Guk
Seta website nya di bikin sebagai company profile aja... namun
dengan Optimalisasi Seo sehingga ketika orang search di google produk tersebut
bisa langsung muncul... (adword aja biar gampang..)
Kalau untuk penjualan, ya kembali ke atas,... kalao konsumen nya ga
Online... ga bakal terjaring sama web yang ciamik sekalipun....
Saran Konkirt :
* web nya di desain se bagus mungkin dan di iklankan di google adwords
* Masukkan produk nya ke direktori seperti indonetwork, berniaga.com,
kaskus dll,
* Bikin dua bahasa, english salah satunya...
* MUlai gerilya networking offline :) “
Arya Gede Wicaksana “Yanuar Reza Yulias : Uhmm mulai dari nol
ya pak, koyok premium ae haha.. ini sayur jadi ngingetin sy 5 th lalu (2007)
sewaktu ke Natuna, Kepulauan Riau. Awal tiba transit 2 hari di Batam &
masih bisa makan sayuran di Batam, klo bole sy bilang urusan pengiriman
(shipping) bahan sayuran ke Batam taon segitu bisa dihandle sm jasa2
ekspedisi.
Nah! waktu posisi sy udah di pulau Bunguran, Natuna, secara geografis
daerahnya bukan penghasil sayuran, jd butuh pasokan dari luar daerah. Setau
saya pengiriman sayur pake kapal laut, masyarakat setempat pun memilih belanja
sembako dari Pontianak, Kalbar ato Serawak, Malaysia daripada Riau yg
transportasi lautnya lbh jauh ^ tentunya biayanya tambah mahal.
So, tantangannya adalah gimana caranya bisa ngirim sayur segar gak pake
lama. Waktu sy & tim berpindah ke pulau kecil Serasan (msh di Natuna) utk
beli sayur kudu nunggu periode mingguan, tak banyak perahu2 yg bawa sembako
dari Pontianak apalagi saat angin utara, ombaknya tinggi, ndak ada yg berani
melaut.
Jadi, sebelum jualan online sayuran perlu diriset mekanisme 'dapur'nya spt
yg udah dijelasin mas Tjahjadi
Djoko Soekmono. Semisal: mengemas sayuran biar tetep segar saat
dikirim ke Batam & Kalimantan, bermitra dgn jasa ekspedisi yg mengantar
kargo sampe ke daerah yg anda tuju, berapa besar biayanya, dll. Setelah
'offline'-nya siap, kolaborasikan sm 'online'. Utk optimasi online marketing,
udah dijelasin suhu2 diatas, Guk Seta, Oejang Ajo, Kang Roy, Gugus A.
Sakti dll. Semoga bermanfaat :)”
Gugus A. Sakti “sebenernya saya penasaran kenapa buyernya harus dari luar jawa?”
Arya Gede Wicaksana “mas Gugus A. Sakti, sesuai yg udah sy ceritain di
atas, secara geografis, beberapa daerah luar jawa bukan penghasil sayuran
utama.. waiki dadi koyo kuliah geografi ekonomi haha..
waktu sy & teman2 ke sintang, kalbar (perbatasan indonesia-malaysia),
utk nyari sayuran gak segampang kalo kita beli di jawa. konklusinya, saat ini
konsumen di luar jawa banyak yg butuh, nah! dari yg butuh itu jadilah buyer
potensial. buat yg jeli bidik pasar sayuran kayak pak Yanuar
Reza Yulias, konsumen luar jawa jd salahsatu target potensial. bukan
begitu pak Yanuar? nek soktau aku dikeplak wae hehe :)”
Oejang Ajo “masalah e
transportasi mas, transpirtasi luar jawa jangan dibayangkan kayk disini :),
gara2 transportasi juga jeruk mandarin yang turun dari tj priok lebih murah
dari jeruk lokal dari sumatera...”
Arya Gede Wicaksana “yoi, mas Oejang Ajo. kelingan sing duwe susi air,
selevel bu susi sampe niat punya pesawat sendiri buat nganter sendiri ikan2
segar jualannya ke buyer di jepang dll. kalo utk skala lokal bisa survey lbh
dulu ke jasa ekspedisi/pengiriman kargo, mana2 aja yg bisa ngirim sayuran ke
luar jawa.”
Yanuar Reza Yulias ”Gugus A. Sakti: untuk pasar yk sudah sebagian.
Saya dah kirim sayur ke ambarukmo palace hotel,ibis hotel,phonix
hotel,yogyakarta plaza hotel,cakra kusuma hotel,pringsewu,bale raos,karunia
catering,mb jingkrak resto,dll...alias pasar saya di yogya hotel catering dan
resto.luar jawa adalah pengembangan bisnis saya.”
Yanuar Reza Yulias “teman-teman TDA: iya, karena tiap pagi banyak box sayur masuk cargo
bandara,,,,,jadi ingin ikut jejak sukses para eksportir sayur luar jawa”
Yanuar Reza Yulias “karena merintis, banyak dilakukan sendiri. Kadang di bantu team
delevery untuk marketing sayur dengan target kunjungan 3 tempat baik itu hotel
resto catering. Bagi team delevery yang dapat klien, dapat bagi hasil 20% dari
keuntungan bersih setiap bulan selama masih jadi team perusahaan ini”