Tampilkan postingan dengan label simplify. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label simplify. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Januari 2013

Batatasi Target untuk Mencapai Hasil yang Maksimal

1 comments

Sudah Hal lumrah Jika kita banyak keinginan & target, tp apa benar kita dpt meraih semua? Apakah kita dpt mencapai Hal yg maksimal?

Target yg terlalu byk mbuat kita ga fokus & hasilnya ga maksimal, mending batasi dan kerahkan semua energy utk mendapatkannya

Ini bukan brati kita ga boleh punya goal yg banyak, tp kita harus punya prioritas mana dulu yg harus kita capai

Stlh ktm mas nanang kmrn jg mbuat yakin bhwa terlalu byk target malah mengaburkan bukan malah mbuat kt smakin jelas apa yg kt tuju

Membatasi target juga berarti membatasi keinginan & nafsu kita, apa yg kita inginkan belum tentu kita butuhkan ya? :)

Paling ga skg yg tak terapkan tiag tahun ad 3 target besar, per bln 3 target jg, smp per hari cukup 3 saja, kalo smw tcapai baru blh nambah. Dulu jd ingat juga pesen sobatku @sang_indra "melakukan banyak tp sbnarnya, tp sbnrnya ga melakukan apapun". Tp ak br sadar kbenaran pesen tsb bbrp bulan stlhnya saat hasil ga memuaskan & minim makna, pdhl perasaan sudah melakukan byk hal

Sy sadar mungkin sy "serakah" pengen melakukan semua hal utk mencapai semua target, tp sy lupa bhw kita jg punya keterbatasan
Dan hikmah paling besar adl bhwa semua yg kita capai & dapatkan adl semua karena Allah

Jumat, 22 Juli 2011

Kerjaanmu ngapain sih?

6 comments
Malam itu saya mendapat curhat dari seorang pengusaha susu kedelai :
“mas, susah yah kalo jadi pengusaha itu?”
“napa mas?” tanyaku
“susah, kalau ditanya kerjaanya itu ngapain aja? hehe”
“lah kog?” tambah bingun saya
“lha mau gimana lagi, orang pada bingun apa yang sebenarnya saya kerjakan. Saya itu ya mas, kalau kerja cuman pagi aja, itu aja paling bentar. Siangnya saya bekerja dibalik layar, mikir yang ini dan itu. Dan malamnya saya keluar bekerja untuk umat”

Apakah kalian (para pengusaha) juga mendapati tantangan yang sama? :D

Saya termasuk orang yang mengalami hal yang sama. Kebetulan depan rumah saya sedang direnovasi rumahnya. Dan banyak tukang (pekerja bangunan). Hampir tiap ketemu dia selalu bertanya : “mboten mlebet mas?” (tidak masuk kerja mas?)

Bagi sebagian orang emang “bekerja” itu sama dengan masuk pukul 7, pulang pukul empat. Atau pakai seragam di kantor. Memang itu hal yang awam terjadi, tapi bukankah itu esenisnya?

Menurutku ini adalah soal pilihan. Pernah dengar cerita Pengusaha sukes dan nelayan (baca ini ). Pilihan untuk bekerja seperti apa, dan bagaimana.

Tergantung bagaimana kita mengartikan “pekerjaan” itu sendiri. Baru-baru ini saya harus ke Solo untuk “bekerja” tapi saya mencoba membuat “pekerjaan” itu menjadi lebih menyenangkan. Jika ditanya kerjanya ngapain? Bukan “survey” tapi “jalan-jalan, bertemu banyak orang :D”. Atau jika Ada yang pekerjaannya menyapu jalan, kita bisa aja mengartikan “membantu kota ini meraih piala Adipura”. Atau bila anda pemasak, bisa aja mengartikan “membantu meningkatkan gizi dan kesehatan bangsa ini” :D
Bagaimana dengan pekerjaanmu?

Dan apapun yang kita kerjakan mari jadikan hidup ini lebih menyenagkan. Enjoy the process^^



Nb : ketika saya tanya tentang bagaiamana bisnis pengusaha tersebut, dia menceritakan bahwa tiap hari ada sekitar sepuluh orang (agen) yang mengambil susu keledai ditempatnya. Dan tiap orang bisa mengambil 40-70 pcs. Bisa Anda bayangkan sendirikan omzet perharinya? :D

Sabtu, 25 Juni 2011

BELI pengalaman

3 comments
ada banyak hal yang masih membekas dalam talkshow bareng @ReneCC namun yang lasung saya praktekan adalah "Beli Pengalaman/ BuyExperience"

maksudnya? ya, jangan hanya beli sesuatu karena konten/isi tapi belilah konteks dan lebih spesifik lagi adalah pengalaman saat membeli. menurut rene hal ini akan membuat kita lebih "kaya"



hal ini sebenarnya sudah lama saya lakukan. saat membeli barang biasanya saya manfaatkan untuk jalan-jalan atau refreshing. Terkadang saya mencoba beli di tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi. Saya lebih tertarik membeli barang kepada toko yang sepi dan brand lokal. mengapa? selain untuk ikutan nglarisi, juga membantu perekonomian bangsa ini (ciee :D)

Belilah di toko kelontong terdekat. carilah warung yang Anda anggap sepi pengunjung. niatkan untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan kita, niatkan bantu perekonimian mereka ^^

belanja bagi bisa menjadi salah satu "investasi kenangan". kita akan mengenang apa yang sudah kita lakukan dan jadikan "pengeluaranmu" menjadi lebih bermakna dengan membeli hal-hal yang menyenangkan untuk dikenang

selamat menikmati indahnya petualangan "Belanja" ^^


salam
@dwarifn

Senin, 01 Februari 2010

Cara mengurangi stress

12 comments



Perkembangan zaman ternyata memberikan efek negative sendiri bagi masyarakat. Semakin banyaknya tuntutan memberikan tekanan sendiri. keadaan tertekan ketika menghadapi masalah ini biasa sebagai keadaan stress. Dalam keadaan stress, biasanya terjadi ketidakseimbangan fisiologis pada tubuh yang memunculkan ketidaknyamanan pikiran, emosional, maupun fisik. Ketika sedang stress, kita sulit untuk bisa menikmati segala sesuatu dengan maksimal. Terkadang banyak orang yang tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasa. Bahkan tidak sedikit keadaan stress ini berujung pada gangguan jiwa atau bahkan kehilangan jiwa.


Berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi bahkan menghilangkan stress
1.Fokuslah hanya pada satu hal
Fokuskan pekerjaan atau kegiatan hanya satu hal saja. Kurangi intensitas Anda dalam beraktifitas. Lakukan satu hal dulu. Mulailah sari langkah-langkah sederhana. Singkirakan segala hal yang bisa menginterupsi Anda. selesaikan satu hal baru melangkah ke hal yang lain.

2.Sederhanakan Agenda Anda

Banyak kegiatan membuat Anda harus kebingungan dalam memilih prioritas. Klasifisikan sesuai kebutuhan. Sederhanakan mana saja yang bisa Anda lakukan sekaligus atau Anda delegasikan. Buat skala prioritas. Lakukanlah dari yang paling memberikan dampak positif bagi Anda.

3.Istirahat dan lakukan hal lain
Berhentilah sejenak. Istirahatlah. Tidur mungkin bagi sebagian orang efektif (terutama anyin :D). Cobalah keluar dari rutinitas dan kondisi diri Anda. cobalah untuk menjadi orang lain. Lakukan hal yang tidak biasa Anda lakukan. hal ini akan menyegarkan diri Anda. Anda akan melihat hal-hal yang diluar Anda. ini akan “memperluas” pribadi Anda.

4.Lakukanlah hal yang menyenangkan
Lakukanlah hal yang menyenangkan bagi Anda. lakukan hobby Anda. bila perlu lakukanlah hal yang sejak dulu Anda inginkan. Buat diri Anda senyaman dan sebahagia mungkin. Lepaskan semua beban dan lakukan hal yang paling Anda inginkan.

5.Menjadi kreatif (ekspresikanlah)
Anda bisa mengubah stress menjadi suatu yang menakjubkan. Anda bisa melakukan dengan menulis, menulis menjadi salah satu bentuk katarsis (pelepasan ketegangan emosi) yang produktif. Tuliskanlah semua hal yang membebani Anda. bila Anda mau, Anda bisa memulai menulis blog. Anda tidak hanya melepaskan beban yang dipundak, tapi juga bisa mendapat respon positif. Dan bila Anda tidak suka menulis Anda bisa mengekspresikan dalam bentuk lain. Bila Anda suka menggambar, menggambarlah. menjadi kreatiflah. bila suka menyanyi buatlah sebuah lagu. Intinya adalah ekspresikan dalam bentuk produktif yang memberikan nilai tambah bagi Anda.

6.Kaitkan kembali dengan tujuan atau target Anda
Ingatkan diri Anda bahwa ada tujuan atau target yang harus Anda capai. Stress yang Anda alami merupakan tantangan yang harus Anda hadapi. Jika Anda mampu melaluinya berarti Anda mampu setahap lebih baik. Ingat, untuk mendapatkan tujuan atau target Anda membutuhkan pengorbanan. Semakin besar atau tinggi target Anda, maka semakin besar daya dan energy yang dibutukan. Jangan biarkan diri Anda berhenti atau mundur karena banyaknya tekanan. Dan Pastikan bahwa diri berada pada jalur yang tepat

7.Mintalah dukungan
Jangan segan-segan untuk meminta dukungan dari orang lain. Hal ini menjadi penyangga kondisi psikologis Anda. dukungan yang diberikan orang lain membuat diri Anda tidak sendiri. Dan sebesar apapun tekanan yang Anda alami akan dapat Anda lalui.

Selasa, 15 Desember 2009

Hal sederhana yang membuat hidup lebih menyenangkan

11 comments


Banyaknya kegiatan membuat diri kita lupa dengan apa yang terjadi disekeliling kita. Kita menjadi tidak peduli lagi dengan apa lingkungan kita. Bahkan kamar pribadi kita seakan-akan bukan menajdi istana tapi "kapal pecah", berantakan :D. dan yang lebih parah adalah kita menjadi kurang menikmati apa yang ada. Padahal saat kita mencoba mengurangi aktifitas kita, dan mulai "melambatkan" hidup ini. Anda akan melihat begitu banyak hal yang berharga didekat kita. Dan ini mungkin beberapa ide sederhana yang bisa membuat kita lebih bisa menikmati apa yang ada didekat kita.

  1. Buat daftar aktifitas sederhana yang murah (kalau bisa gratis;p) dan nikmatilah

    Temukan aktifitas sederhana dan coba nikmati dengan cara berbeda. Contohnya : cobalah jalan-jalan sore hari disekitar rumah Anda. jika Anda punya kamera patut dibawa (jika tidak pake handphone Anda, jika masih tidak punya bawa kertas dan pensil-siapa tahu anda bisamenggambar lagi;p). Jika ada anak-anak yang sedang bermain, coba berhenti sejenak, lihat apa yang mereka lakukan. dan temukan banyak hal unik dan baru bagi Anda.

  2. Hidup lebih lambat

    Hal ini bisa Anda lakukan seperti saat Anda makan. Makanlah lebih lambat. Kunyah sampai sampai lembut. (bahkan sunahnya 22 atau 24 kali y? Q lupa;p). coba nikmati setiap rasa yang ada. Coba seperti Pak Bondan, analisis apa saja yang ada dalam makanan tersebut. Selain makan Anda bisa melakukannya seperti mengganti kendaraan Anda. jika Anda bisa naik kendaraan bermotor. Cobalah menggunakan sepeda. Jika memungkinkan cobalah jalan kaki. Anda akan melihat banyak hal yang berbeda. Anda bisa melihat dengan detail apa saja yang Anda lewati yang tidak bisa Anda lakukan sebelumnya.

  3. Jangan melakukan apa-apa setelah Anda bangun

    Ketika mata terbuka. Coba berhenti sejenak. Jangan melakukan atau memikirkan apa-apa. Cobala 10-15 menit. Biarkan diri Anda melihat dunia ini sejenak apa adanya. Dan bersyukurlah Anda bisa ada pada hari ini.

  4. Gunakan semua panca indra Anda

    Maksimalkan panca indra Anda. coba rasakan angin yang berhembus. Hirup udara segarnya. Lihat denga sudut berbeda. Dengarkan nyanyian alam. Dan biarkan lidah ini merasakan setiap potong kudapan yang ada. intinya nikmati apa yang ada dengan segala potensi yang Anda miliki.

  5. Lakukan saja

    Ketika Anda tahu tidak ada kegiatan yang urgent Anda lakukan, cobalah melakukan hal yang tidak Anda rencanakan. Spontan saja. Lakukan apa yang ingin Anda lakukan. biarkan hidup Anda mengalir. Seperti ketika melewati Pos satpam, cobalah berhenti sejenak. Ajak ngobrol mereka. Atau mungkin bantu rekan Anda tanpa diminta. Atau apapun yang Anda inginkan. Cobalah :D.

Selasa, 24 November 2009

Hidup yang Anda inginkan??

1 comments
Seorang pebisnis dari Amerika berlibur ke sebuah desa kecil di pantai Mexico atas perintah dokter. Hal ini dilakukan karena dia kesulitan untuk bisa tidur. Didesa itu ia bertemu dengan nelayan yang baru saja menagkap beberapa ekor tuna besar. Sang pebisnis itu memuji nelayan itu atas hasil tangkapanya.
“berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menangkapnya?” demikian Tanya warga Amerika tersebut
“hanya sebentar” demikian jawab sang nelayan
“Mengapa Anda tidak menunggu lebih lama sehingga menagkap lebih banyak ikan?” sang warga Amerika bertanya lagi
“ini sudah cukup untuk nafkah keluarga saya serta untuk dibagikan kepada tema-teman,” jawab nelayan tersebut
“lalu.. apa yang Anda lakukan dengan sisa waktu Anda?”
Sang nelayan dengan tersenyum menjawab, ”saya bangun siang, memancing sedikit, bermain dengan anak-anak, tidur siang bersama istri saya, lalu jalan-jalan ke desa setiap sorenya, dimana saya menghirup anggur dan bermain gitar bersama sahabat-sahabat saya. Kehidupan saya sudah penuh dan sibuk, tuan.”
Sang warga Amerika tertawa..” Tuan, saya ini penyandang gelar M.B.A lulusan Harvard, dan saya sanggup menolong Anda. Seharusnya Anda melewatkan waktu lebih banyak untuk menangkap ikan, dan hasilnya nanti untuk membeli perahu yang lebih besar. Dalam waktu singkat, Anda sudah akan sanggup membeli beberapa perahu dengan hasil tangkapan yang lebih banyak lagi. Pada kahirnya Anda akan mempunyai armada perahu untuk menangkap ikan.”
Ia melanjutkan, “bukan hanya menjual ikan hasil tangkapan Anda kepada seorang perantara, Anda akan menjualnya langsung kepada para konsumen, hingga pada akhirnya Anda membuka bisnis pengalengan ikan Anda sendiri. Anda akan mengendalikan produknya, pemrosesannya, serta, pendistribusiannya. Tentu, Anda mau tidak mau harus meninggalkan desa ini, pindah ke Mexico City, lalu ke Los Angeles dan pada akhirnya ke New York City, di mana Anda bisa mengelola bisnis Anda yang berkemabnga dengan manajemen handal.”
Sang nelayan bertanya, “namun tuan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk semua itu?”
Yang dijawan oleh sang warga Amerika dengan:”15 hingga 20 tahun. Maksimal 25 tahun.”
“Lalu apa tuan?”
Sang warga Amerika tertawa dan menjawab, “ itu dia yang paling mengasyikan. Ketika saatnya tepat, Anda akan mengumumkan Penawaran Saham Perdana dan menjual saham perusahaan Anda kepada publik sehingga Anda menjadi sangat kayak. Anda akan meraih jutaan dolar.”
“jutaan, tuan? Lalu apa?”
“lalu Anda akan pensiun dan pindah ke desa nelayan lagi, dimana Anda bangun siang, memancing sedikit, bermain dengan anak-anak, tidur siang bersama istri, lalu jalan-jalan ke desa setiap sorenya, dimana Anda bisa menghirup anggur dan bermain gitar bersama sahabat-sahabat Anda…”
(sebuah cerita dari buku : The 4-Hours WorkWeek by Timothy Ferriss)
Jika Anda mengingikan kehidupan yang Anda impikan SEKARANG, kenapa Anda harus menunggu lagi? :D

Senin, 02 November 2009

Cara Membuat tugas Anda menjadi lebih simple^^

0 comments


Saat mengadakan event di panti kemarin (klik: http://senyumkita.com/berita-kegiatan/senyum-entrepreneurship-event-1-di-panti-nurul-yasmin.html), ada beberapa hal yang menarik. Kalau dilihat dari perencanaan, acara tersebut jauh dari perencanaan. Bisa dibilang banyak perubahan. Namun walau begitu ternyata acara lumayan memuasan, dari pesan dan kesan cukup banyak pesan positif. Secara pribadi saya juga cukup PUAS, walau dengan segala kekurangannya.

Pelajaran yang dapat diambil adalah ternyata adalah ternyata kita sendiri yang membuat suatu yang mudah menjadi sulit. Perencanaan yang dulu lumayan memakan waktu untuk brainstroming, ternyata ketika melaksanakan tidak sesulit yang dikira. Persoalan yang sederhana bisa menjadi rumit saat Anda mempermasalahkannya dengan segala alasan. Ketakutan-ketakutan seperti "bagaimana jika..", "bagaimana saya tidak bisa melakukan?", "tapi,…". Kecemasan dan ketakutan memang hal yang lumrah, namun bukan berarti Anda tidak mampu melakukannya

Ini mungkin beberapa cara agar Anda bisa membuat pekerjaan sulit menjadi lebih mudah

  1. Mulai dari sekarang

    Penundaan hanya membuat kecemasan dan ketakutan Anda bertambah. Anda bisa memulai dengan melihat kembali kekuatan dan kelemahan Anda. Coba lihat tugas atau pekerjaan Anda, lihatlah dari yang paling mungkin dan mulailah dari yang paling mudah.

  2. Nikmati pekerjaan Anda

    Pekerjaan yang sulit terkadang membutuhkan usaha lebih. Hal ini juga akan mempengaruhi emosi Anda. Anda harus bisa mengelola emosi Anda. Buat pekerjaan ini sebagai tantangan bagi Anda untuk membuat Anda lebih sabar dan tenang.

  3. Bayangkan bahwa pekerjaan Anda sekarang akan membantu Anda di masa depan

    Saat saya masih bekerja sebagai asisten dosen, banyak pekerjaan yang tidak relevan dengan bidang saya. Bahkan banyak pekerjaan teknis dan melelahkan. Namun saya percaya bahwa ada nilai/prinsip yang akan berguna bagi saya di masa depan. Begitu juga dengan pekerjaan Anda sekarang. Mungkin kesulitan yang Anda alami akan membuat diri Anda lebih expert lagi dibidang Anda. Pengalaman melakukan hal-hal yang sulit akan membuat Anda lebih mudah menjalani pekerjaan Anda di masa depan. Percayalah J

  4. Cari orang lain yang bisa membantu Anda

    Setiap orang mempunya keterbatasan. Saat Anda merasa tidak bisa melakukannya sendiri, jangan ragu untuk mencari orang yang bsia membantu Anda. Cari orang lian yang bisa menutupi kekurangan Anda. Bekerjalah sebagai tim, dan Anda akan dapat menyelesaikan dengan mudah

  5. Tanyakan "Apakah Anda orang yang cocok dengan pekerjaan ini?"

    Terkadang Anda mendapat tugas atau pekerjaan yang tidak sesuai dengan Anda. Jika memang tidak cocok Anda tidak akan menghasilkan pekerjaan yang memuaskan. Anda mungkin bisa mengkomunikasi dengan tim Anda. Cobalah bersinergi atau berkolaborasi. Jika hal tersebut tidak cukup, Anda harus mulai berpikir ulang untuk mengubahnya. Anda mempunya kekuatan untuk memilih pekerjaan yang paling cocok bagi Anda. Dan hal ini akan membuat diri Anda lebih baik.

(artikel ini bisa Anda baca juga di: http://senyumkita.com/tips-tricks/cara-agar-anda-bisa-membuat-pekerjaan-yang-sulit-menjadi-lebih-mudah.html)