Tampilkan postingan dengan label negoisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label negoisasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Maret 2010

Rahasia negosiasi : bernegosiasi untuk mencipatkan nilai tambah

6 comments


Setelah kita mempersiapkan dengan baik negoisasi tersebut, kita masuk ke tahap bagaimana melakukan negoisasi yang efektif. Namun untuk melakukan negoisasi ada satu hal yang harus Anda perhatikan lebih dahulu, yaitu bagaimana mengembangkan filosogi sama-sama menang dalam negoisasi. Setiap orang pasti ingin menang, namun alangkah baiknya jika semua pihak juga tidak merasa dirugikan atas “kemenangan” pihak lain.

Sama-sama menang ini seyogyanya tidak saja menghasilkan kompromi saja, yang mengharuskan satu pihak merasa “mengalah”. Namun juga harus ada sinergi yang bisa menimbulkan nilai tambah dari negosiasi tersebut. Contohnya, beberapa saat yang lalu saya bernegoiasasi dengan teman untuk membantu saya menulis artikel disebuah website. Tentunya saya terbantu oleh dia karena mengurangi beban saya, dan juga dia merasa senang karena tulisanya diapresiasi dengan baik. Tapi tidak sebatas itu, kita juga mendorong untuk membuat kumpulan artikel untuk dibuat sebuah buku. Hal inilah yang dimaksud bersinergi untuk menciptakan nilai tambah.

Bagaimana dengan kamu? Siap bernegoiasasi untuk menciptakan sinergi? Berikut ini hal-hal yang harus kamu perhatikan saat melakukan negoisasi :
1.Meraih perhatian,
Gunakan “rahasia mencipakan kesan pertama”. dapatkan perhatian dari pihak lawan. Tunjukan bahwa proses negoisasi ini akan berjalan “menarik”

2.Melatih pemahaman
latihlah pemahaman kamu. Coba pahami apa yang diingkan pihak lain. Berusahalah memahami dulu sebelum Anda ingin dipahami orang lain.

3.Membangun minat dan keyakinan
ungkapakan hal-hal yang menarik yang kamu tawarkan. Buat pihak lain merasakan manfaat yang bisa kamu berikan. Bangun keyakinan bahwa apa yang kamu negoisasikan menguntungkan kedua belah pihak

4.Mengatasi keberatan
terkadang apa yang pihak lain tawarkan tidak sesuai dengan keinginan atau kebutuhan kamu. Cobalah untuk memahami dan beranilah terbuka. Jika hal tersebut membuat kamu keberatan, ungkapkan. Beri alasan yang bisa diterima. Dan berilah alternatif lain yang bisa saling menguntungkan.

5.Mengajak membuat keputusan.
Arahkan untuk membuat keputusan bersama. Setiap tahap negoisasi mempunyai keterbatasan waktu. Kamu harus mampu membuat keputusan bersama. Jangan terlalu lama menunggu. Jika memang harus segera ada keputusan, bersegeralah. Jika memang tidak mendesak, sepakati kapan keputusan bisa dibuat.

Senin, 08 Maret 2010

Rahasia bernegoisasi : Pendahuluan (1)

7 comments


(Setelah beberapa lalu postingan ada variasi beberapa tema (biar ga bosen :D), maka mulai posting kembali ke tema utama: Pengembangan Diri :D)

Anda pasti sering bernegoisasi? Tentu iya, negoisasi bisa dilakukan saat kamu mengingikan sesuatu dari orang tua, atau meminta teman untuk melakukan sesuatau ataupun saat membeli sesuatu di pasar tradisional. Negoisasi juga erat kaitanya saat kamu harus berkerjasama dengan pihak lain, kita membutuhkan pihak lain untuk mendapatkan apa yang kita inginkan atau menutupi kekurangan kita.

Negosiasi merupakan suatu ketrampilan komunikasi, karena didalamnya kita menyatakan pesan dan melakukan pendekatan secara khusus kepada pihak lain untuk mendapatkan tujuan tertentu. Secara sederhana negosiasi terjadi bila orang lain memiliki apa yang kita inginkan dan kita bersedia menukarnya dengan apa yang diinginkan mereka.
Negoisasi ini bertujuan untuk menemukan suatu kesepakatan kedua belah pihak secara adil, dapat memenuhi harapan keduabelah pihak, atau berguna untuk mendapatkan sebuah keuntungan dan/atau menghindari kerugian.

Untuk melakukan negoisasi yang efektif kita harus melakukan persiapan. Persiapannya adalah antara lain,
1. Tentukan tujuan yang ingin dicapai. Jika perlu bentuk tim negosiasi. Pilih pendekatan dan strategi yang tepat. Buat ikhtisar atau ringkasan tentang alur negoisasi dan pastikan tepat sesuai tujuan
2. mengumpulkan informasi, informasi ini terkait dengan konteks yang ingin kita negoisasikan maupun tentang “lawan” negoisasi Anda. usahakan untuk lebih mengenal profil pihak lawan negosiasi, karena semakin banyak mengenal profil lawan maka semakin menambah percaya diri dan semakin siap memasuki proses negosiasi.coba identifikasi lawan komunikasi kita (apa, siapa, kapan, dimana, mengapa, dan bagaimana)
3. Memilih pendekatan komunikasi yang tepat gunakan semua jurus komunikasi efektif yang pernah saya postingkan (mendengarkan, memberikan umpan balik, mengajukan pertanyaan, menciptkan kesan pertama yang “menggoda”)
4. Ciptakan suasana yang mendukung. Pilihlah tempat yang kondusif. Jangan sampai ada gangguan dalam proses ini. Dan yang tidak kalah pilihlah waktu yang tepat.

(bersambung)