Tampilkan postingan dengan label self-help. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label self-help. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Januari 2013

Batatasi Target untuk Mencapai Hasil yang Maksimal

1 comments

Sudah Hal lumrah Jika kita banyak keinginan & target, tp apa benar kita dpt meraih semua? Apakah kita dpt mencapai Hal yg maksimal?

Target yg terlalu byk mbuat kita ga fokus & hasilnya ga maksimal, mending batasi dan kerahkan semua energy utk mendapatkannya

Ini bukan brati kita ga boleh punya goal yg banyak, tp kita harus punya prioritas mana dulu yg harus kita capai

Stlh ktm mas nanang kmrn jg mbuat yakin bhwa terlalu byk target malah mengaburkan bukan malah mbuat kt smakin jelas apa yg kt tuju

Membatasi target juga berarti membatasi keinginan & nafsu kita, apa yg kita inginkan belum tentu kita butuhkan ya? :)

Paling ga skg yg tak terapkan tiag tahun ad 3 target besar, per bln 3 target jg, smp per hari cukup 3 saja, kalo smw tcapai baru blh nambah. Dulu jd ingat juga pesen sobatku @sang_indra "melakukan banyak tp sbnarnya, tp sbnrnya ga melakukan apapun". Tp ak br sadar kbenaran pesen tsb bbrp bulan stlhnya saat hasil ga memuaskan & minim makna, pdhl perasaan sudah melakukan byk hal

Sy sadar mungkin sy "serakah" pengen melakukan semua hal utk mencapai semua target, tp sy lupa bhw kita jg punya keterbatasan
Dan hikmah paling besar adl bhwa semua yg kita capai & dapatkan adl semua karena Allah

Jumat, 24 Februari 2012

Cara Efektif Memberi "Hukuman"

1 comments

pernah buat kesalahan?
wajar jika setiap orang membuat kesalahan, tapi jika tim kamu yang buat kesalahan apa yang kamu lakukan?
apa lagi jika kamu adalah pemimpin dalam tim tersebut, apakah kamu membiarkan atau malah menghukum?

membiarkan tentu tidak bijak, membuat dia bisa melakukan kesalahan lagi dan membuat orang lain "belajar" untuk berbuat salah juga. tidak ada efek pembelajaran bagi yang lain

menghukum? terkadang sebagian orang "takut" karena nanti malah membuat efek negatif

tentu ada beberapa trik agar "hukuman" efektif. pengalaman saya berhubungan dengan ratusan orang di @senyumkita ternyata cukup menarik.
beberapa hal yang saya lakukan adalah :

  1. Tegurlah segera, jika ada tim yang melakukan kesalahan segera tegur sesegera mungkin. semakin cepat, semakin efektif, karena orang segera mendapatkan feedback dari apa yag dilakukannya. sebelum berdampak buruk, dia juga bisa mengantisipasinya
  2. Fokus ke perbuatan bukan sifat atau sikap atau orang tersebut. contohnya jika dia bicara sendiri atau malah asyik dengan handphonenya. tegur APA yang DiLAKUKAN. bukan malah menyalahkannya spt "Kamu Egois" atau "kamu tidak menghargai orang lain"
  3. Gunakan Perumpamaan (tidak langsung atau bisa dengan humor atau sindiran). orang cenderung defensif jika langsung diserang, lewatlah "pintu samping" agar dia bisa menerima kritikan atau teguran kita.
  4. berilah "hukuman" yang mendidik atau bermanfaat bagi dia atau tim. seperti biasanya kalau di Senyum Community adalah, yang telat tak minta bawa makanan. semua senang dan perut kenyang :D

apapun kesalahnya, Enjoy the procces, enjoy yourself


Selasa, 07 Februari 2012

#Persuatwit ala pak Ronny FR

0 comments

 Persuasi adalah komunikasi yg membujuk/mengajak orang melakukan suatu & ia merasa atas kehendaknya sendiri
1.      Rapport
Persuasi menjadi lancar jika dibangun diatas hubungan yang TRUST. Lakukan dgn Teknik RAPPORT YES SET ala NLP. 
Membangun Yes Set dalam #Persuatwit dilakukan dgn membuat Pendengar berada dalam pikiran Yes Yes Yes Yes pada Anda terus menerus
Membangun YES SET pd #Persuatwit dilakukan dgn cara ungkapkan hal2 yg TIDAK BISA disangkal kebenarannya di awal kalimat Anda.
Cth Yes Set #Persuatwit: Kita skrg sudah OL di Twitter (yes), tepat jam 8:28 (yes), mmbaca TL ini (yes) menginginkan hal yg lebih baik (yes)
Setelah Yes Set ter-set up dengan baik, tinggal anda masukkan intipesan #Persuatwit Anda,
Perhatikan, bhw Negarawan & Orator ulung pasti pakai Yes Set di setiap orasinya. Itulah rahasia knp mrk kharismatik

Persuasi tdk memakai paksaan dlm komunikasinya. Salah satu kuncinya adalah menggunakan hukum pain pleasure principle.
Hukum Pain-Pleasure dlm persuasi adalah kaitkan Pleasure dg Ikuti Bujukan, Pain dg TDK ikuti Bujukan. Lakukan via BAWAH SADAR
Penerapan Pain-Pleasure pd #Persuatwit: Apa manfaatnya jika ikuti sugesti. Apa ruginya kalau menunda. Lakukan dgn bhs hypnotik
Contoh Pain-Pleaseure #Persuatwit pd penjualan Property : Sale Up t o 20% Hanya Hari ini. SETELAH 2 hari lagi harga NAIK 15%.
Contoh Pain-Pleasure #Persuatwit pd Parenting: Kalau kerjakan PR skrg ibu temanin, jk nanti kerjakannya mk lakukan sendiri ya

Persuasi dibangun dgn menggunakan prinsip "kemasuk-akalan". Yakni suatu rumus yg dipakai otak utk percaya sesuatu
Saat Anda tahu, bgmn pikiran menganggap sesuatu itu MASUK AKAL, maka cara itu bisa dipakai utk Persuasi yg JITU!
salah satu hukum kemasukakalan adalah: Jika orang2 yg terkenal hebat sj percaya hal itu, maka hal itu bisa dipercaya
Hukum kemasukakalan yg lain adalah: hubungkan persuasi Anda sebagai akibat, dari suatu sebab yg nggak bisa dibantah.
Contoh Hukum Kemasukakalan Sebab-Akibat: Sebentar lg Pemilu, maka politisi perlu belajar ilmu Komunikasi Persuasif
Contoh Lain MasukAkal Sebab-AKibat: Kamu sudah mau masuk SD, jadi kamu harus bisa mandi sendiri (Parenting)
Contoh lagi MasukAkal Sebab-AKibat: Karena Ibu sadar kesehatan, maka pakailah sabun mandi merek X
Perhatikan, saat pakai Hukum MasukAkal Sebab-Akibat tdk harus BENAR, yg penting MASUK AKAL krn sesuai hukum pikiran
Persuasi perlu dibangun tanpa manipulatif, karena bisa jadi bumerang. Persuasikan hal yg positif
Persuasi dibangun dg mempengaruhi Keyakinan: menggusur keyakinan lama, & mereplace dgn yg baru scr bwh sadar
Dalam persuasi, komunikator selalu menghindari situasi konflik, melalui cara2 yg tdk melawan belief & posisi lawan bicara 

Salah satu contoh BAHASA HIPNOTIK NLP untuk #Persuatwit adalah : Penggunaan Asumsi berbasis kata: "SAMBIL." Lihat contoh berikut
Contoh #Persuatwit Kerjakan PR: SAMBIL Kakak Cynthia kerjakan PR SKRG, apakah kakak ingin dibuatkan minuman susu atau coklat aja?
Contoh #Persuatwit Agar Customer TTD: Apakah ibu lebih suka duduk saja di Sofa itu, SAMBIL ibu tanda tangani form aplikasi ini?
Spt Komunikasi, Persuasi ada 2 macam: Intepersonal & intrapersonal. Interpersonal: dg org lain. Intrapersonal: dg diri sendiri. Karena diri sendiri juga tdk suka diperintah, mk memprogram pikiran utk sukses jg harus pakai Hukum2 Persuasi. Buat bawah sadar kita percaya, dengan membuat YES SET yang kita percaya juga. Sip khan? Simple kok

dari kultwit pak @RonnyFR

Selasa, 10 Januari 2012

Cara Memberi "Aturan main" Hubunganmu

6 comments
terkadang kita tertekan karena hub yg ga jelas atau ga sesuai yg kita inginkan. baik dg keluarga, pasangan ataupun calon pasangan


kita ga nyaman atas sikap, perilaku ataupun kebiasaan orla. spt ga pernah bls sms, jarang telpon atau malah terlalu berlebihan


lalu gimana mengatasinya? kuncinya #Asertif, dan bersikaplah secara TEGAS dan KONSISTEN


caranya? bilang ke yg bersangkutan : "aku ga nyaman bila ..., karena.....",
 beri "aturan main" yg jelas


jangan biarkan dirimu "tersiksa" karena tidak berani memperjelas "aturan"nya, selamat mencoba :D






nb : tulisan lain tentang asertif bisa dibaca di sini

Minggu, 08 Januari 2012

#disosiasi

2 comments
1. Keadaan "negatif" adl tanda bahwa kt butuh mlakukan cara lain


2. Salah satu cara kluar dr kondisi "negatif" adl melakukan 


3.  adl mbuat indra-indra & diri kt brada dluar diri. Spt sdg MENGOBSERVASI diri kita


4. Dg melakukan  memungkinkan kita mmisahkan diri dari intesitas kondisi tsb


5. Hal ini akan mbantu kt utk bpikir lbh jernih & punya akses k sbrdaya yg bs mbantu mnghadapi situasi tsb 


 try it :D


@dwarifn

Selasa, 13 Desember 2011

40 hari mengubah dunia?

2 comments

Sudah siapkah mengubah dunia?
sudah siapkah membuat orang lain tersenyum?

saatnya membuat rencana untuk menjadi menjadi pemimin masa depan!

hal ini dimulai dari....

40 hari mengubah dunia

lakukanlah SATU kebaikan/amalan positif selama 40hari berturut-turut


fokus untuk kebaikan di luar diri sendiri (orang lain, masyarakat, atau lingkungan)

bedakan atara kewajiban atau tugas, lakukan lebih dari itu
Lakukan sesuatu yang berbeda, di luar kebiasan
jangan takut dicemooh, ditolak dll

just do it
Lakukan tanpa terlalu banyak berpikir, jangan  terlalu banyak pertimbangan
niatkan utk diri kita sendiri bukan mendapat pujian
kitalah yang butuh untuk melakukan, biarkan Tuhan yang membalas semua

masih bingung mau ngapain? lakukan tips berikut
awali setiap pagi dengan bersyukur dan berdoa
bertanya pada diri sendiri: kebaikan apa yang akan saya lakukan hari ini?
Wajib Ditulis tiap hari (ketika malam)
Syukuri tiap malam hari

Lalu perhatikan apa yang terjadi :D

jika kamu bersedia melakukan kabari saya di hari ke-40
kirimkan ceritamu ke dwan@senyumkita.com
or via FB : Dwi Wahyu Arif N and @dwarifn ^^

Rabu, 21 September 2011

Oh yeah..

3 comments

Pernahkah kalian merasakan...

Orang yang kalian percayai mengkhianitmu. Kamu sudah mengandalkan dia, memberikan amanah kepadanya, namun tanpa sebab jelas dia mengkhianatimu. Dia tidak sejalan dengan janjinya, tidak setia dengan ikrarnya.

Oh yeah...

Pernahkah kalian merasakan...
Kamu sudah berusaha keras. Segala daya upaya sudah kau lakukan. Namun hasilnya tidak sesuai harapan. Ternyata diluar dugaan kamu gagal memperoleh apa yang kamu inginkan.

Oh yeah...

Pernahkah kalian merasakan...
Orang yang selama ini kamu tunggu, kamu cari. Setelah bertemu dan mencoba memberikan segala apa yang bisa kamu persembahkan. Ternyata dia malah mencampakanmu, tidak menggapmu. Apa yang kau berikan hanyalah sampah yang tidak pantas baginya

Oh yeah...
“berikan selalu space dihatimu, agar kamu siap kecewa, sedih, kesal, sakit..” Kwartini Wahyu
Hidup ini memang terkadang memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Jalan yang kita lalui tidaklah semulus yang kita kita.

Jika itu terjadi..
Tarik nafas dalam-dalam, hembuskan... oh yeah..
Ikhlas..ikhlas..ikhlas.,,ikhlaskan

Apapu yang terjadi,  enjoy the process, enjoy your life :)


Selasa, 17 Agustus 2010

Rahasia Mengatasi Kebiasaan Menunda-nunda (Bag 3)

5 comments


(Haluu blogie, selamat datang lagi diblog ini dengan pembahasan Rahasia mengatasi kebiasaan menunda-nunda (seri manajemen waktu))


Setelah belajar memahami pentingnya mengatasi penundaan dan memahai akar dari mengapa kita menunda, kita akan belajar lebih dalam lagi mengapa kita menunda-nunda. Kalau kemarin kita belajar menunda-nunda karena kurangnya motivasi. Ada faktor lain mengapa kita menunda-nunda. Apa itu? Dia adalah ketakutan.

Ketakutan? Yah, orang biasa menunda-nunda suatu hal karena takut. Seperti takut sakit, takut akan ketidakpastian, takut tidak mampu, takut akan penolakan, takut sendirian ataupun takut gagal. Yah, takut merupakan hal yang lumrah terjadi. Sebagai seorang manusia biasa, takut menjadi alarm agar kita berhati-hati. Namun bila tidak bisa kita kendalikan hal ini akan mengganggu kita.

Contohnya, beberapa saat lalu saya mendapat tawaran proyek untuk membuat progam sosial. Tawaran tersebut lumayan besar dibandingkan sebelumnya, saya merasa ada ketakutan untuk gagal. Saya sempat menunda untuk menindaklanjutinya. Karena takut saya tidak mampu melakukannya. Hingga pada satu titik saya bertanya “ mengapa harus takut? Kesempatan tidak datang dua kali”. Saya pun segera menindaklanjuti dan menyelesaikannya. Alhamdulilah progam tersebut berhasil dan lumayan mendapat respon positif (progam tersebut bisa anda lihat disini)

TIps mengatasi menunda-nunda yang sebenarnya ^^
Sudah siapkan mengatasi penundaan? Yuk kita mulai dengan..
1.Identifikasi mengapa kamu menunda-nunda.
Kamu juga harus pada saat apa saja kamu menunda-nunda. Misalnya saat mengerjakan tugas, atau saat belajar Fisika
2.Tanyakan kembali mengapa kamu menunda-nunda
Berikan alternative jawaban sebanyak mungkin. Beberapa hal yang mungkin bisa menjadi jawaban kamu adalah : saya terlalu malas, saya tidak menyukai pekerjaan ini, saya tidak disiplin, saya tidak ingin melakukanya, saya tidak mampu melakukanya dsb
3.Coba klafikasi jawaban kamu.
Contohnya: biasaya bisa alas an tersebut berkaitan dengan
a.Perasaan (keinginan, ketakutan, rasa tidak nyaman, dll). Contohnya adalah "Saya tidak merasa seperti melakukannya", "Aku takut", "Aku merasa lelah" atau "Saya benci melakukan" ini.
b.Salah satu kemampuan. Contohnya adalah "Saya tidak tahu bagaimana", "Perlu begitu banyak waktu dan" usaha, "Ada begitu banyak yang harus dilakukan".

4.Coba gali lagi mengapa hal tersebut terjadi
Coba ajukan pertanyaan dalam diri mengapa hal tersebut terjadi :
"Saya tidak ingin belajar" -> "Mengapa saya tidak mau belajar?"
"Aku benci tugas ini -> "Mengapa saya benci tugas ini?"
"Aku tidak tahu bagaimana melakukan ini" -> "Jadi bagaimana jika saya tidak tahu bagaimana melakukan ini?", "Apa artinya kalau aku tidak tahu bagaimana melakukan ini?", "Mengapa ini menghentikan aku melakukan tugas itu?"

5.Ulang terus sampai kamu temukan akarnya
Terus cari sumber mengapa kamu melakukanya. Gunakan sudut yang berbeda untuk menemukanya. Terkadang jika kita mencoba berpikir dan menyakan kembali kita tidak tahu mengapa kita melakukanya. Ingat pikiran bawah sadar kita mengendalikan kita sebesar 88 % dan pikiran sadar kita hanya 12 %. Hal ini penting agar kita memahami perilaku kita

6.Coba buat rencana untuk mengubahnya
Setelah kamu memahami mengapa kamu melakukana penundaan. Kamu akan memahmi pola perilakumu. Dari situlah kamu harus bisa membuat perubahan agar kamu tidak menunda-nunda lagi.

Seperti cerita yang saya ungkap sebelumnya. Saat saya menunda menyelesaikan tugas, saya pahami bahwa saya takut gagal. Saya coba mengatasi rasa takut itu dengan melihat peluang yang ada dan memahami potensi yang saya miliki. Hal ini saya kaitkan dengan keberhasilan-keberhasilan. Hal ini cukup membantu saya mengurangi rasa takut, dan saya pun berhasil mengatasi penundaan tersebut ^^

Ingat salah satu prinsip perubahan positif. “lihatlah dari yang paling mungkin, mulailah dari yang paling mudah dan lakukan SEKARANG”

Rabu, 04 Agustus 2010

Rahasia mengatasi kebiasaan menunda-nunda (bag 2)

4 comments


Hey blogers,, gimana masih sering menunda-nunda?? Bila kamu sudah membaca tulisan saya sebelumnya, sudah sepatutnya kita menghilangkan kebiasaan ini. Pertanyaan nya adalah bagaiamana menghilangkannya?

Untuk mengatasi penundaan, pertama kamu harus menyadari permasalahan ini. Penundaan hanyalah gejala dari masalah ini. Kamu harus tahu akar penyebab menunda-nunda ini. Analoginya adalah seperti penyakit Demam berdarah. kebanyakan orang penyebab demam berdarah adalah gigitan nyamuk. Namun kita tidak bisa menyelesaikanya dengan membunuh nyamuk tersebut. Kita harus harus membersihakan “kandang nyamuk” dari tempat tinggal kita. Jangan sampai nyamuk berkembang disekitar lingkungan kita.

Sama halnya dengan menunda-nunda ini. Kita harus memahami benar “akar permasalahan” mengapa kita menunda-nunda. Setidaknya ada dua hal yang bisa menyebabkan kita menunda-nunda. Yaitu kurangnya keinginan (motivasi) dan ketakutan.
1.Kurangnya motivasi
Seseorang menunda-nunda pekerjaan karena tidak “bergairah” melakukan itu. Kamu menunda untuk pergi suatu acara karena kamu merasa tidak tertarik dalam acara itu. Kurangnya motivasi ini juga berkaitan dengan kurangnya pengetahuan tentang manfaat yang akan didapat atas apa yang kamu lakukan itu.

Kalau penyebabnya ini, bagaimana mengatasinya? Pertama adalah temukan passion kamu. Contohnya adalah ketika saya menulis blog ini. Dulu saya sering menunda-nunda untuk update blog, blog hanya sekedar sambil lalu. Lalu saya menemukan passion saya dalam pengembangan diri. Saya sangat bersemangat menulis karena saya secara pribadi juga mendapat manfaatnya. Begitu juga dengan pekerjaan lain, seperti membuat proposal atau laporan, saya sangat bersemangat melakukan ketika hal tersebut sesuai dengan apa yang kita senangi.

Lalu bagaiamana jika kita harus melakukan sesuatu yang tidak sesuai passion? Ya, saya juga mengalaminya. Dulu saya anti kalau soal statistik, tabel ataupun tentang keuangan. Kayaknya males banget jika harus melakukan hal yang “berbau” diatas. Kalau itu yang terjadi, temukan manfaat yang lebih besar dari apa yang kamu lakukan tersebut. Ya saya sekarang sangat menikmati ketika harus membuat neraca keuangan ataupun anggaran keuangan. Karena saya melihat banyak tantangan didepan sana, mungkin sekarang saya hanya mengelola uang yang bernilai jutaan, bagaiamana jika besok harus bernilai miliaran atau triliunan. Kayakna asyik tuh ^^

Penyebab kedua adalah ketakutan. Yah kita sering menunda-nunda karena ketakutan. Ketakutan yang gimana ni?? Lalu bagaimana mengatasinya? Sabar yah, dipostingan berikutnya kita bahas, beserta sedikit latihan agar kita mampu mengatasi penundaan. CU ^^

Kamis, 29 Juli 2010

Rahasia mengatasi kebiasaan menunda-nunda (bag 1)

13 comments


Apakah kamu sering menunda-nunda dalam hidup ini? Seringkah kamu menunda pekerjaan yang seharusnya dapat kamu lakukan sekarang, namun kamu melakukannya hingga batas waktu yang ditentukan?

Beberapa orang memang tidak mengalami masalah ketika melakukan penundaan ini. Bahkan sebagian dari mereka mendapat “manfatnya”. Beberapa teman saya mengaku lebih menyukai mengerjakan tugasnya mendekati deadline atau belajar ujian malam sebelumnya. Memang kalau kita lihat sepintas hal tersebut tidak masalah, namun kalau kita melihat secara holistic kita tidak mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Misalnya kita mendapat tugas untuk dikumpulkan pada hari Sabtu pagi. Tugas ini merupakan salah satu tugas yang paling penting dalam daftar tugas kamu, tapi kamu memutuskan untuk menundanya karena sekarang masih hari Selasa. Dan ketika hari jumat datang kamu serasa “dikejar anjing”, seharian itu kamu berkerja kersa untuk menyelesaikanya, bahkan sampai larut malam.

Mungkin kamu bisa menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. Tapi ada juga yang mungkin tidak mampu menyelesaikan secara maksimal. Faktanya mungkin kamu dapat menyelesaikanya. Tapi kalau kamu sadar sebenarnya kamu mengalami kerugian dalam penundaan ini:
1. Waktu kau selama Selasa-Kamis tidak efektif. Idealnya kamu mampu menyelesaikan tugas itu secara proposional. Mungkin kamu bisa mendiskukan dengan orang lain atau mencari data atau bahan yang lebih banyak lagi untuk memberikan hasil yang maksimal.
2. Kecemasan yang tidak perlu terjadi. Saat kamu mulai menunda, kamu mulai menghindari tugas yang seharusnya bisa kamu lakukan. Dan ketika waktu yang dibutuhkan semakin sedikit maka akan ada ketakutan yang berlebihan yang sebenarnya akibat dari penundaan tersebut.

Ketika kamu sadar bahwa mampu mengatasi penundaan ini maka kamu akan merasa lebih produktif. Penundaan yang kamu lakukan tidak akan membawa kamu lebih dekat dengan apa yang kamu inginkan. Dan kunci untuk mengendalikan kebiasaan “merusak” ini adalah untuk mengenali kapan Anda mulai menunda-nunda, memahami mengapa hal itu terjadi, dan mengambil langkah aktif untuk mengatur waktu Anda dan hasil yang lebih baik.

Berikutnya kita akan membahasa Bagaimana agar kita mampu mengatasi kebiasaan menunda-nunda ini beserta langkah-langkan praktisnya. Selamat berjumpa dipostingan berikutnya ^^

Senin, 19 Juli 2010

Bagaimana Mengelola Gangguan

6 comments


Setelah membuat jadwal yang efektif, PR selanjutnya adalah bagaimana agar jadwal tersebut dapat terlaksana dengan baik. Namun dalam perjalanannya seringkali kita memenuhi segala masalah. Gannguan itu biasanya seperti adanya ajakan dari teman, email, telepon ataupun agenda-agenda lain yang dating seketika. Lalu bagaimana mengelolanya?

Saat kamu sudah menentukan prioritas dan menyusun jadwal agar kamu bisa mencapai tujuan, maka sebenarnya kamu juga harus tahu apa saja yang mungkin akan menghambat. Namun memang kadang ada saja hambatan yang datang tanpa kita perkiraan. Disinilah sebenarnya fungsi prioritas, sobat bloger bisa menggunakan kembali matriks yang pernah kita bahas disini. Dari situ kita akan bisa mengetahui apakah gangguan tersebut memang harus segera kita atasi atau bisa kita tunda.

Contohnya bila hari ini sebenarnya kamu punya rencan ke perpustakaan untuk menyelesaikan sebuat tugas. Tiba-tiba ada seorang teman yang mengajak kamu mengantar ke suatu tempat. Lalu bagaimana yang sebaiknya kamu lakukan? Pertama tentunya kamu akan melihat jadwal yang telah kamu buat, bisakah kedua-duanya bisa dilakukan? Bila ternyata waktu tidak memungkinkan kamu harus mampu prioritas, mana yang harus didahulukan. Jika ternyata tugas tersebut termasuk Penting dan mendesak (baca disini), mungkin kamu bisa bersikap asertif untuk menolak ajakan teman kamu tersebut. Begitu pula sebaliknya. (biar asertif dan bukan agresif, baca disini)

Selain bagiamna mengelola ganguan ini salah satu masalah yang mungkin bisa timbul aalah bagaimana agar kita bisa menghilangkan sikap menunda-menudna. Yah sering kali kita jadwal tidak sssuai rencana atau rencana tidak berjalan sesuai rencana karena kita sering menunda-nunda. Bagaiman kita mengatasinya? Nantikan diposting selanjutnya :)

Rabu, 14 Juli 2010

Membuat jadual yang efektif

9 comments


(Setelah sekian lama mandeg, akhirnya bisa menulis lagi ni :D, bagi yang sudah lama menunggu seri manajemen waktu ini, silahkan menikmati kembali :))

Sebelum menjelaskan tentang bagaimana membuat jadual yang efektif, ada baiknya para bloger membaca dulu postingan sebelumnya, yaitu tentang penentuan Tujuan, bagaimana membuatnya, merealisasikan dan bagaimana membuat prioritas. Kalau masih bingung juga kamu bisa kontak saya via YM : areef30 atau FB yang disamping blog ini, ok? :D

Lanjuut,,
Ok, saat ini kita belajar bagaimana membuat jadual yang efektif. Mungkin membuat jadual sudah bukan asing lagi bagi kamu, betul bukan? Sejak SD mungkin kamu sudah diajarkan bagaimana membuat jadual kegiatan. Tapi permasalahanya, apakah kamu sudah benar-benar melaksanakanya?

Saya masih ingat ketika masih sekolah dulu membuat jadual, bahkan dibilang cukup detil. Namun itu hanya tertampang dikamar saya :D. namun berbeda dengan sekarang, saya membuat jadual bukan untuk saya tempel didinging, tapi untuk memastikan bahwa semua kegiatan atau tugas saya bisa saya lakukan. Yah, inilah bedanya saya dulu dan sekarang. Saya membutuhkan jadual segala aktifitas berjalan dengan baik dan yang TERPENTING, tujuan kita tercapai.

Membuat jadual ini sangat erat kaitanya dengan pembahasan dahulu. Kita harus tahu tujuan kita apa dan bagiamana merealisasikannya. Dari situ kita akan melihat apa saja (aktifitas) yang harus kita lakukan (to do list). Dan dari segala aktifitas (to do list) ini kita harus mampu membuat prioritas mana yang harus didahulukan dan diatur sedemikian rupa sehingga tujuan kita tercapai semua. Dan dengan membuat jadual kita akan mencoba memperikan seberapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan itu dan kita bisa merencanakan bagaimana kita bisa mencapai tujuan?

Dengan membuat jadual ini setidaknya kamu akan :
• Memahami waktu yang realistis untuk menyelesaikan aktifitas kamu
• Merencanakan secara baik sesuai waktu yang ada
• Memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas kamu
• Bisa memperikan waktu sebaik mungkin sehinnga akan siap bila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan
• Bisa mengurangi stress yang disebabkan beberapa tugas/pekerjaan dalam satu waktu

Berikut ini beberapa tip agar kamu bisa membuat jadual yang efektif :
1.Mulailah dengan mengidentifikasi waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan tugas/pekerjaan/agenda kamu
2. Pilih dan tandai tugas atau pekerjaan yang paling signiftikan atau mempunyai dampak besar bagi kamu
3. Dan tentukan prioritas mana yang akan kamu dahulukan (baca disini)
4. Berikan toleransi atau tambahan waktu pada setiap kegiatan atau tugas kamu. Hal ini akan membantu kamu menyiapkan terhadap segala hal bisa terjadi. Contohnya : bila perkiraan waktu kamu untuk menyelesaikan surat butuh satu jam, beri tambahan 5-10 menit sesuai kebutuhan. Hal ini membuat kamu lebih rileks, ketika terjadi masalah.
5. Review terus secara berkala jadul kamu. Sesuaikan dengan tujuan pribadi kamu. Sudahkan apa yang kamu lakukan sesuai dengan apa yang kamu inginkan?
Selamat menikmati membuat jadual hidupmu :)

Rabu, 26 Mei 2010

Kekuatan Prioritas

10 comments
Kalau Kamu sudah membaca tulisan saya tentang sebuah prioritas kamu akan melihat sebagian dari kita mempunyai prioitas dalam hidup ini, namun tidak sedikit kita juga msih bingun terhadap prioirtas kita. Sebenarnya apa sih prioritas tersebut?

Sebelum membahas tentang prioritas ada baiknya kamu memahami lebih dulu tentang pembahsan sebelumnya, yaitu tentang penentuan Tujuan, bagaimana membuatnya dan merealisasikan. Biasana orang membagi tujuan dalam kehidupanya dalam berbagai bidang. Misalnya bidang agama/spiritualitas, pribadi, keluarga, karir, keluarga, pendidikan, petualang/senang-senang ataupun kontribusi. Dan dari situlah biasanya muncul masalah manakah yang harus didahulukan dulu. Karir atau pribadi, keluarga atau pendidikan. Dan disinilah letak fungsi prioritas.

Setiap orang harus mempunyai prioritas dalam hidup, kamu harus tahu mana yang harus didahulukan dulu. Beberapa waktu lalu ada teman yang bingung setelah lulus kuliah, dia ingin melanjutkan S2 atau bekerja dulu. Dan saat kita tahu apa yang paling penting bagi kita, maka kita akan lebih mudah memilih mana yang harus diutamakan.
Agar kamu tahu prioritas kamu, kamu harus mengetahui apa saja yang harus kamu lakukan. kamu harus mempunyai daftar apa saja harus kamu lakukan. tulis semua hal yang harus kamu lakukan jangan sampai terlewatkan. Dan salah alat yang bisa membantu kita untuk membuat prioritas berdasarkan daftar tersebut adalah dengan menggunkan matrik Penting dan Mendesak



Keterangan :
Kuadran I : Penting-Mendesak : hal-hal yang Penting dan mendesak (segera) untuk dilakukan
Kuadran II : Tidak Penting –Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan
Kuadran III : Penting-Tidak Mendesak : hal-hal yang Penting namun tidak mendesak untuk dilakukan
Kuadran IV : tidak Penting-Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan

Setelah membuat matriks, coba masukan daftar apa yang ingin kamu lakukan. klasifikan berdasarkan matriks tersebut. Dan urutkan berdasarkan kebutuhan kamu. Selamat mencoba. ^^

Nb : ada tulisan mas arif tentang prioritas yang saya rekomendasikan untuk anda, silahkan menikmati disini ^^

Minggu, 23 Mei 2010

Rahasia Merealisasikan Tujuan Kamu

8 comments


Salah satu program Senyum Community adalah SENYUMAN. Apa itu Senyuman? Senyuman yang merupakan akronim dari “Senyum Pemuda Mandiri” merupakan pelatihan dan pendampingan bagi pemuda/remaja, terutama anak-anak Panti. Setahun lalu kami telah mendampingi anak-anak Panti Nurul Yasmin (NY).

Salah satu Tujuan kami adalah membentuk kelompok pemuda mandiri, kami meninginkan anak-anak Panti NY Mandiri, mandiri bukan hanya secara ekonomi tapi juga sikap. Pada awalnya memang terasa berat, hal ini berkaitan dengan keterbatasan kami. Namun kami yakin bahwa Tujuan tersebut sangat realistis dan dapat dicapai.

Pertanyaan bagaimana agar tujuan itu dapat tercapai? Yap, seperti yang sudah saya jelaskan dalam postingan sebelumnya. Saat kita sudah menentukan tujuan, maka kita akan tahu bagaimana/langkah-langkah untuk mencapainya. Setelah itu kita harus tahu kebutuhan kita apa saja untuk mencapai. Jadi step selanjutnya adalah buat Action Plan (rencana) untuk mencapainya. Susun langkah-langkah untuk menggapainya

Misalnya, saat kamu punya Tujuan pergi ke Jakarta dan kamu sekarang di Jogja. Maka pertama kamu memperjelas Tujuan kamu (stepna bisa Anda baca disini)-Jakarta sangat luas :D. setelah kamu harus tahu untuk tahapan agar bisa sampai tujuan seperti : menentukan Transportasi apa saja, bagaimana agar bisa mendapatkan transportasi tersebut, jalur yang akan dilalui transportasi tersebut, apakah transportasi itu langsung mengantarkan sampai tujuan atau harus melalui beberapa transportasi lagi?

Dalam pembuatan rencana tersebut kamu juga akan tahu kebutuhan apa saja yang harus kamu siapakan. Seperti biaya yang dibutuhkan dan tentunya waktunya juga. Dan salah satu hal yang penting lagi adalah kamu harus fokus pada tujuan kamu itu. ingat rencana yang kamu buat adalah untuk membantu kamu mencapainya. Dan kamu harus siapkan rencana alternative, karena akan banyak hal yang akan merintanginya.

Pengalaman saya membuat perencanaan di Senyum Community maupun di tempat lain, rencana bukan segalanya, yang penting ACTION kita bagaimana. Saya sudah berungkali membuat bisnis plan dan perencaan lain. Namun hanya sedikit yang bisa saya realisasikan. Namun beberapa hal yang berhasil saya wujudkan adalah ketika saya YAKIN bahwa TUJUAN tersebut benar-benar saya inginkan maka walaupun rencana tidak berjalan mulus tetap saja kita mampu mencapai Tujuan kita

Untuk lebih jelas mengenai perencaan kaitannya dengan manejemen waktu akan kita ulas dalam sesi membuat prioritas (Prioritization), mengelola gangguan (Managing Interruptions), mengalahkan Penundaan (Beating Procrastination.), dan membuat jadual (Scheduling ) di sesi-sesi berikut.. wait n see ^^

Rabu, 19 Mei 2010

Cara Jitu Menentukan Tujuan

8 comments


Dua tahun lalu, ada yang menanyakan kepadaku: “5 tahun lagi kamu akan menjadi seperti apa?”. Waktu itu saya menjawab dengan tegas “saya akan mendirikan Reefoundation!”(Reefoundation merupakan mimpiku untuk membuat suatu organisasi yang bergerak di bidang social/lingkungan). Waktu itu saya yakin dengan kapasitasku waktu itu saya mampu mewujudkan lima tahun lagi. Dan yang terjadi adalah sekarang aku mampu mewujudkannya lebih cepat walaupun bertransformasi menjadi “Senyum Community”.

Memang waktu awal memimpikannya aku tidak terlalu berpikir kapan dan bagaimana mewujudkannya. Namun ketika aku mampu menetapkan tujuanku, maka segala daya dan upaya akan mengarahakan menuju tujuan kita. (seperti yang telah kita bahas di tulisan sebelumnya)
Lalu bagaimana agar kita bisa menetapkan tujuan dengan baik? Berikut ini mungkin beberapa langkah yang bisa membantu kamu :
1.Pastikan bahwa itu yang benar-benar kamu inginkan. Saat menentukan Tujuan, pastikan bahwa itu sesuai dengan nilai-nilai hidup kamu. Yakinkan bahwa itu benar-benar berasal dari dalam diri kamu, bukan orang lain.
2.Gunakan statement positif. Ekspresikan tujuan kamu secara positif. Contohnya : “saya lulus kuliah tepat waktu (4 tahun)” daripada menggunakan “jangan sampai lulus lebih dari 4 tahun”
3.Gunakan kalimat bahwa kamu seakan-akan sudah mencapainya. Contohnya : “Awal tahun 2015 saya sudah mempunyai 10 cabang Franchise di seluruh Indonesia”
4.Buat prioritas. Saat kamu menetapkan beberapa tujuan, beri skala prioritas. Hal ini akan membantu kamu menentukan tujuan mana yang harus dicapai lebih dahulu. Untuk lebih detail nanti akan kita bahas dalam posting yang lebih mendalam
5.Tulis tujuan kamu. Salah satu rahasia orang-orang sukses adalah menulis setiap tujuan mereka. Saat kita mulai menuliskannya maka secara tidak langsung hal ini akan membantu kita mewujudkannya. Menuliskan sesuatu akan membantu mengklarifikasi pemikiran dan mengkristalkan gagasan kamu
6.“lihatlah dari yang paling mungkin, mulailah dari yang paling mudah dan LAKUKAN SEKARANG”. Yah, inilah saah satu kata ajaib yang saya temukan saat mendirikan Senyum Community. Saat saya memulainya, saya mempunyai tujuan besar, namun ternyata saya sadar untuk mendapatkan suatu yang besar kita harus memulai mendapatkan yang lebih kecil dahulu. Think Big, Start small!
7.Tentukan tujuan berdasarkan proses, bukan hasil akhir. Berhati-hatilah dalam menentukan tujuan. Ingat tidak semua yang kit inginkan dapat tercapai. Kegagalan adalah hal yang lumrah. Saat kita hanya mengingkan hasil akhir maka kita akan kurang menghargai dari proses yang telah kita lakukan. hal inilah yang terkadang membuat sebagian orang stress maupun depresi. Hargai setiap capaian yang telah kamu lakukan, karena saat kamu sudah memulai untuk menetapkan tujuan sebenarnya kamu sudah merupakan bagian dari tujuan kamu tersebut.
8.Gunakan rumus SMART. Tentukan tujuan dengan Spesific (spesifik), Measurable (dapat diukur), Attainable (dapat dicapai), Relevant (relevan), time bound (dibatasi waktu). Contohnya : “saya sudah keliling 5 benua pada Desember 2020”. Lebih detil lagi lebih bagus, Jangan sampai Cuma : “Saya ingin keliling dunia”

Berikutnya setelah menentukan tujuan terus gimana dung?? Sabar yah, sampai jumpa lagi di postingan berikutnya ^^

Kamis, 13 Mei 2010

Penentuan Tujuan (seri manajemen waktu)

5 comments
(tulisan ini merupakan seri dari manajemen waktu yang telah dikupas sebelumnya, bila kamu belum membaca seri sebelumnya silahkan klik disini!)



Beberapa waktu lalu Aku bertemu klien untuk membantu membuatkan suatu acara sosial (CSR) untuk mereka. Waktu itu mereka menanyakan kepada Aku: “Enaknya buat acara apa yang cocok buat kita?”. Pertama kali jawaban Aku adalah “Tujuannya untuk apa dulu?”, dan mereka hanya diam. Dalam hati ku hanya berkata “gimana ni, kalau tujuannya belum jelas, bagaiamana bisa buat program? He9”
Ternyata bagi sebagian orang seringkali melakukan sesuatu tanpa tujuan jelas. Bahkan mereka sendiri tidak tahu sebenarnya apa yang mereka inginkan. Ibarat melakukan perjalanan seringkali kita tidak tahu arahnya mau kemana, yang penting jalan aja. Dan disinilah biasanya sumber masalah kita. Bagaimana bisa mengelola waktu dengan baik, arah dan tujuan aja belum jelas. Jadi langkah pertama agar Kamu bisa manajemen waktu dengan baik adalah mampu menentukan tujuan.

Penetapan tujuan merupakan proses yang cukup kuat untuk membawa Kamu menuju masa depan yang ideal dan memotivasi Kamu untuk mewujudkan mimpi Kamu. hal ini akan membantu Kamu mengarahkan hidup Kamu. saat Kamu tahu tujuannya maka Kamu akan mengetuhi langkah/jalan menuju kesana. Dari situ Kamu akan mengetahui kebutuhan apa saja yang dibutuhkan sebagai “bekal” kesana. Kebutuhan disini termasuk waktu yang Kamu butuhkan untuk mencapainya.

Contohnya saat kamu mempunyai tujuan untuk kuliah S2 di China. Dan saat ini Kamu masih SMA kelas 1. Berate untk mencapai kesana Kamu harus lulus SMA dulu. Setelah itu melanjutkan kuliah S1. Dan bila memungkikan kuliah yang sudah bertaraf internasional, atau paling ga mempunyai hubungan luar negri. Setelah lulus S1 baru kamu bisa kulias S2 diluar negri. Dan dari situ juga kamu tahu kebutuhannya seperti harus belajar bahasa mandarin, haru mencari tahu Universitas yang cocok atau mencari beasiswa. Serta dari situ juga kamu akan mengetahui waktu yang dibutuhkan yaitu 7 tahun (3 tahun SMA, 4 tahun Kuliah) dan waktu yang harus kamu isi untuk menggapai tujuan tersebut.

Salah satu kelebihan saat kita mempunyai tujuan yang jelas adalah kita akan lebih fokus pada apa yang akan kita lakukan. saat kita ingin ke China maka, segala aktifitas kita atau minat kita akan terarah kesana. Seperti belajar budaya China, bertemu dengan orang-orang yang sudah kesana atau mungkin mencari teman yang tinggal disana. Dan waktumu tidak akan terbuang kepada hal-hal yang akan menjauhkan dari tujuan kamu

So, tentukan Tujuanmu maka kamu akan mampu mengelola hidupmu! Ingat kita tidak bisa mengelola waktu, yang kita kelola adalah kehidupan kita. Berikut kita akan membahas bagaimana agar bisa menetap tujuan yang efektif dan tips-tips agar mampu menerapkannya. Jangan bosan-bosan mampir yah^^

Rabu, 12 Mei 2010

Manajemen Waktu (Pendahuluan)

9 comments


Anda sering terlambat? Atau anda kewalahan dengan jadwal yang begitu padat? Hmm, kalau iya berarti Anda termasuk orang yang kurang dalam hal pengelolaan waktu (Time Management).

Apa itu Time Management? Kemampuan manajemen waktu (Time Management) merupakan kemampuan yang akan membantu Anda dalam mengontrol hidup Anda dan di saat yang sama akan meminimalkan stress (tekanan). Hal ini penting karena sering mempunyai tugas, tanggung jawab yang berbeda dalam satu jangka waktu. Dan ketika kita dituntut untuk menyelesaikan atau mengembannya maka seringkali ada tekanan ataupun masalah. Hal inilah yang biasanya menjadi sumber masalah bagi sebagian orang, manajemen waktu yang buruk

Lalu bagaiamana agar kita bisa mengelola waktu dengan baik? Sama halnya kemampuan yang lain yang pernah kita bahas, mengelola waktu adalah skill (kemampuan) yang bisa dipelajari dan ditingkatkan. Jadi kita harus mau mempelajari dan menerapkan kemampuan ini dalam kehidupan sehari-hari

Dalam mempelajari kemampuan ini setidaknya kita akan belajar beberapa aspek antar lain: Penentuan Tujuan (Goal Setting), membuat prioritas (Prioritization), mengelola gangguan (Managing Interruptions), mengalahkan Penundaan (Beating Procrastination.), dan membuat jadual (Scheduling )

Apa itu semua? Tunggu aja tanggal mainnya ^^. Dan InsyaAllah akan ada beberapa alat/tool psikologis yang akan membantu kita. Sering-sering aja mampir di blog ini yah :D

Nb:
Anda sering terlambat? Mungkin sebaiknya membaca http://dw-arif-n.blogspot.com/2009/12/8-cara-agar-kamu-dapat-datang-tepat.html

Sabtu, 24 April 2010

The Power of Empathy 3

6 comments


Setelah belajr tentang apa itu empati dan beberapa aspek didalamnya. Kita sekarang akan belajar bagaimana agar bisa mengembangkan empati dan beberapa hal yang bisa mengasah The Power of Empathy.
Seperti yang saya ungkapkan dalam the power of empathy 2. Empati merukapan kemampuan yang bisa kita pelajari dan bisa ditingkatkan. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mengembangkan kemampuan ini? Berikut ini langkah-langkah yang bisa mengembangkan kemampuan emapti :
1.Benar-benar mengakui keadaan orang lain apa adanya
2.Akui orang lain apa adanya. Jika orang tersebut mempunyai “sejarah” kelam, coba hargai dan pahami. Memahami situasi orang lain dimasa lalu akan membantu kita memahami orang tersebut dimasa kini
3.Mengembangkan kemampuan memahami perasaan/emosi diri dan orang lain
Coba perkaya emosi atau perasaan yang ada. marah, jengkel, sedih, sakit hati, senang, bersemangat dsb. Coba gali semua bahasa emosi, hal ini akan lebih mempeluas pemahaman Anda tentang emosi orang lain
4.Mengalami banyak pengalamaan dengan segala perubahan dan tantangan
Semakin sering Anda mengalami perubahan dan tantangan semakin kaya pengalaman hidup Anda. banyak hal yang bisa terjadi, banyak hal yang mempengaruhi kondisi sesorang. Dan saat Anda mempunyai “bekal” lebih Anda akan lebih mudah memahami situasi orang lain
5.Berpartisipasi dalam lokakarya keterampilan Empati
6.Lakukan kepada orang lain seperti Anda ingin mereka lakukan untuk orang yang Anda cintai
7. Apakah pekerjaan sukarela untuk membantu orang lain; organisasi sosial seperti penyelamatan spesies langka, peduli lingkungan dll Menjadi relawan di Panti social Jompo, Tuna netra dll

8.Dapatkan terlibat dalam kegiatan kelompok atau masyarakat Ikut kerja bakti di lingkuangan
9.Membaca buku biografi tokoh inspiratif dan mencoban visualisasikan diri Anda dalam posisi “kepahlawanan” mereka.

Ada ide lain?? =)

Senin, 19 April 2010

The Power Empathy 2

12 comments


Setelah kemarin membahas mengenai tentana apa itu empati. Namun sebelum kita belajar lebih dalam lagi tentang kemampuan ini, mungkin ada beberapa hal yang perlu saya tekanankan lagi. Pertama tentang kemampuan emapti ini. Maksudnya? KEMAMPUAN atau ketrampilan empati, kenapa saya sebut KEMAMPUAN, karena empati adalah suatu hal bisa dipelajari dan ditingkatkan. Seperti kemampuan bahasa atau bersepeda, semakin kita asah maka semakin HEBAT kemampuan kita.

Jika kemarin masih bingung apakah empati itu baik atau buruk, sekali lagi empati bukanlah norma atau hal yang berkaitan baik atau buruk. Jika ada yang berduka maka bukan “sebaiknya” berempati, namun empati menjadi suatu alat (baca: kemampuan) untuk memahami perilaku, perasaan atau kondisi orang lain.

Lalu pertanyaan selanjutnya, Apa sih hebatnya kemampuan ini? Kemampuan ini dipandang sebagai kunci menaikkan intensitas dan kedalaman hubungan kita dengan orang lain (connecting with). Hal ini bisa kita lihat saat kita sedang mengalami masalah maka kita akan lebih dekat dan percaya kepada orang-orang memahami apa yang kita rasakan atau pikirkan. Kita akan lebih merasa nyaman bila ada orang bisa berempati dengan kita

Kemudian gimana caranya agar kita berempati? Salah satu syarat untuk mengembangkan kemampuan ini adalah kesadaran diri. Anda harus mampu mengenali diri sendiri sebelum memahami orang lain. Dengan mengenali diri sendiri kita akan lebih mudah untuk menempatkan diri pada perspektif atau kondisi orang lain tanpa kehilangan objektifitas.

Selain kesadaran diri, kemampuan empati ini juga mempunyai beberapa aspek dasar seperti: 1) Cepat menangkap isi perasaan dan pikiran orang lain (understanding others), 2. Memberikan pelayanan yang dibutuhkan orang lain. Memberi bukan mengambil (Service Orientation), apalagi memanipulasi, 3. Merasakan kebutuhan perkembangan orang lain dan untuk meningkatkan kemampuan. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan masukan-masukan positif (developing others)(baca : ), 4. Mengambil hikmah atau pelajaran dari keragaman. Mengambil manfaat dari perbedaan, bukan menciptakan konflik dari perbedaan (leveraging diversity).

Berikutnya kita akan belajar tentnag bagaimana mengembangkan empati dan beberapa hal yang bisa mengasah The Power of Empathy. Sabar yah:)

(bersambung lagi :D)

Minggu, 11 April 2010

The Power of Empathy

7 comments



Kalau Anda membaca postingan saya tentang pengembangan diri maupun komunkasi efektif(seperti melakukan umpan balik, asertif, mendengarkan dll). Anda akan memahami salah satu poin penting untuk mengembangkan diri adalah kemampuan berempati. Empati? Apa sih sebenarnya empati itu?

Empati merupakan Kemampuan untuk menyadari, memahami dan menghargai perasan dan pikiran orang lain. Empati merupakan “penyelarasan diri” terhadap apa, bagaimana dan latar belakang perasaan dan pikiran orang lain sebagaimana orang tersebut memikirkan dan merasakan. Jadi, Empati bukan hanya melakukan sikap baik yakni seperti mengutarakan pernyataan sopan dan menyenangkan seperti pada umumnya.

Lalu apa Beda dengan simpati? Simpati biaanya mengutarakan secara lisan tanggapan dan perasaan mengenai keadaan yang dialami orang lain. Biasanya simpti diawali dengan kata “saya” atau “…saya” (akhir/tengah) dan mencerminkan pandangan pembicaran contohnya “saya turut berduka cita atas musibah yang dialami Anda”. Sedangkan empati biasanya diawali dengan perkataan “ “Anda “ contohnya “ Anda pasti merasa sedih terhadap situasi ini”. Jadi empati bukan sekedar menyatakan perasaan kita saja tapi juga berusaha memahami perasaan orang lain secara tepat

Berarti kita harus sepakat dengan orang lain dong? Tidak juga, Bersikap Empati tidak harus sepakat atau menerima pendapat orang lain. Empati pada dasarnya menyetujui bahwa pihak lain memiliki pendapat sendiri. Dengan ungkapan yang empatik kita mengetahui keberadaan pendapat itu tanpa menyampaikan pendapat mengenai keabsahannya

(bersambung) ^^