Tampilkan postingan dengan label manajemen waktu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen waktu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Januari 2011

Waktu dan Uang

5 comments
"kekayaan itu ada pada hati yg merasa cukup"



Beberapa waktu lalu ada sebuah sahabat yang bertanya, “mas, pengen memperoeh financial freedom (kebebasan finansial sehingga kita bisa mendapatkan apapun yang kita inginakan-kiranya mkasudnya begitu) ataupun kebebasan waktu?”. Hmm, dengan senang hati saya menjawab “ Alhamdulilah saya sudah mendapatkanya, walau versiku :D”
Semua orang pasti mengingikana bisa mendapatkan apaun yang dia impikan. Namun ternyata kenyataan berkata lain. kita tidak bisa mendapatkan SEMUA yang kita inginkan. Jika ada yang bila kita mampu bisa mendapatkan apaun yang kita inginkan, mengapa Nurdin Halid masih bertahan padahal banyak yang mengingikan dia mundur?

Jika kita menganggap dengan financial freedom kita bisa mendapatkan apapun yang kita inginkan, kenyataan kita tidak bisa membeli semuana dengan uang bukan? Ingat, uang hanyalah alat tukar saja. Dan jika ada yang bilang, kalau kita tidak punya uang terus makan dengan apa? Jawab saja tentu saja kalau makan pakai nasi plus lauk :D. yah, kita tidak perlu pusing mencari uang jika kita bisa makan tanpa membutuhkan uang, bagaimana caranya?

Saya sudah membuktikan sendiri, bahwa uang bukanlah salah satu cara agar kita bisa makan. Saya sangat sering makan tanpa harus mengeluarkan uang (ditraktir, acara ini atau itu). Nah, pemahaman seperti inilah yang seharus bisa kita pahami. Bahwa untuk menpatkan sesuatu kita tidak selamanya membutuhkan “sesuatu”, bahkan terkadang seketika saja sesuatu itu datang sendirinya.

Yah inilah yang biasanya disebut “hidup pas2an”. Pas ada yang haus, pas ada yang ngasih minuman. Pas pengen pergi, pas ada yang ngajakin. Pas butuh buku, pas ada yang minjemin. Bukankah itu menyenangkan?

Lalu bagaimana dengan kebebesan waktu? Pernah kalian bilang: “waduh ga punya waktu, ga sempet?”. Kita tidak pernah mempunyai waktu, yang tepat adalah kita tidak pernah meluangkan atau mengatur waktu untuk melakukannya. Dulu saya sangat sok sibuk hingga membalas sms saja tidak punya waktu, bukankah itu sangat menyedihkan? (baca ini)

Hingga suatu saat saya sadar bahwa yang menentukan kehidupan kita adalah kita sendiri. Kitalah yang PALING BERHAK mengatur waktu (baca mengatur jadwal kehidupan kita). Lalu mengapa kamu masih tidak punya waktu untuk diri sendiri? Waktu untuk hal-hal yang terpenting bagimu.

23 Januari 2011, Ditulis di Tempat dimana saya dilahirkan, disaat saya bisa menghabiskan waktu bersama keluarga :)


Nb: yang masih bingun manajemen waktu bisa membaca seri tulisan ini

Selasa, 17 Agustus 2010

Rahasia Mengatasi Kebiasaan Menunda-nunda (Bag 3)

5 comments


(Haluu blogie, selamat datang lagi diblog ini dengan pembahasan Rahasia mengatasi kebiasaan menunda-nunda (seri manajemen waktu))


Setelah belajar memahami pentingnya mengatasi penundaan dan memahai akar dari mengapa kita menunda, kita akan belajar lebih dalam lagi mengapa kita menunda-nunda. Kalau kemarin kita belajar menunda-nunda karena kurangnya motivasi. Ada faktor lain mengapa kita menunda-nunda. Apa itu? Dia adalah ketakutan.

Ketakutan? Yah, orang biasa menunda-nunda suatu hal karena takut. Seperti takut sakit, takut akan ketidakpastian, takut tidak mampu, takut akan penolakan, takut sendirian ataupun takut gagal. Yah, takut merupakan hal yang lumrah terjadi. Sebagai seorang manusia biasa, takut menjadi alarm agar kita berhati-hati. Namun bila tidak bisa kita kendalikan hal ini akan mengganggu kita.

Contohnya, beberapa saat lalu saya mendapat tawaran proyek untuk membuat progam sosial. Tawaran tersebut lumayan besar dibandingkan sebelumnya, saya merasa ada ketakutan untuk gagal. Saya sempat menunda untuk menindaklanjutinya. Karena takut saya tidak mampu melakukannya. Hingga pada satu titik saya bertanya “ mengapa harus takut? Kesempatan tidak datang dua kali”. Saya pun segera menindaklanjuti dan menyelesaikannya. Alhamdulilah progam tersebut berhasil dan lumayan mendapat respon positif (progam tersebut bisa anda lihat disini)

TIps mengatasi menunda-nunda yang sebenarnya ^^
Sudah siapkan mengatasi penundaan? Yuk kita mulai dengan..
1.Identifikasi mengapa kamu menunda-nunda.
Kamu juga harus pada saat apa saja kamu menunda-nunda. Misalnya saat mengerjakan tugas, atau saat belajar Fisika
2.Tanyakan kembali mengapa kamu menunda-nunda
Berikan alternative jawaban sebanyak mungkin. Beberapa hal yang mungkin bisa menjadi jawaban kamu adalah : saya terlalu malas, saya tidak menyukai pekerjaan ini, saya tidak disiplin, saya tidak ingin melakukanya, saya tidak mampu melakukanya dsb
3.Coba klafikasi jawaban kamu.
Contohnya: biasaya bisa alas an tersebut berkaitan dengan
a.Perasaan (keinginan, ketakutan, rasa tidak nyaman, dll). Contohnya adalah "Saya tidak merasa seperti melakukannya", "Aku takut", "Aku merasa lelah" atau "Saya benci melakukan" ini.
b.Salah satu kemampuan. Contohnya adalah "Saya tidak tahu bagaimana", "Perlu begitu banyak waktu dan" usaha, "Ada begitu banyak yang harus dilakukan".

4.Coba gali lagi mengapa hal tersebut terjadi
Coba ajukan pertanyaan dalam diri mengapa hal tersebut terjadi :
"Saya tidak ingin belajar" -> "Mengapa saya tidak mau belajar?"
"Aku benci tugas ini -> "Mengapa saya benci tugas ini?"
"Aku tidak tahu bagaimana melakukan ini" -> "Jadi bagaimana jika saya tidak tahu bagaimana melakukan ini?", "Apa artinya kalau aku tidak tahu bagaimana melakukan ini?", "Mengapa ini menghentikan aku melakukan tugas itu?"

5.Ulang terus sampai kamu temukan akarnya
Terus cari sumber mengapa kamu melakukanya. Gunakan sudut yang berbeda untuk menemukanya. Terkadang jika kita mencoba berpikir dan menyakan kembali kita tidak tahu mengapa kita melakukanya. Ingat pikiran bawah sadar kita mengendalikan kita sebesar 88 % dan pikiran sadar kita hanya 12 %. Hal ini penting agar kita memahami perilaku kita

6.Coba buat rencana untuk mengubahnya
Setelah kamu memahami mengapa kamu melakukana penundaan. Kamu akan memahmi pola perilakumu. Dari situlah kamu harus bisa membuat perubahan agar kamu tidak menunda-nunda lagi.

Seperti cerita yang saya ungkap sebelumnya. Saat saya menunda menyelesaikan tugas, saya pahami bahwa saya takut gagal. Saya coba mengatasi rasa takut itu dengan melihat peluang yang ada dan memahami potensi yang saya miliki. Hal ini saya kaitkan dengan keberhasilan-keberhasilan. Hal ini cukup membantu saya mengurangi rasa takut, dan saya pun berhasil mengatasi penundaan tersebut ^^

Ingat salah satu prinsip perubahan positif. “lihatlah dari yang paling mungkin, mulailah dari yang paling mudah dan lakukan SEKARANG”

Rabu, 04 Agustus 2010

Rahasia mengatasi kebiasaan menunda-nunda (bag 2)

4 comments


Hey blogers,, gimana masih sering menunda-nunda?? Bila kamu sudah membaca tulisan saya sebelumnya, sudah sepatutnya kita menghilangkan kebiasaan ini. Pertanyaan nya adalah bagaiamana menghilangkannya?

Untuk mengatasi penundaan, pertama kamu harus menyadari permasalahan ini. Penundaan hanyalah gejala dari masalah ini. Kamu harus tahu akar penyebab menunda-nunda ini. Analoginya adalah seperti penyakit Demam berdarah. kebanyakan orang penyebab demam berdarah adalah gigitan nyamuk. Namun kita tidak bisa menyelesaikanya dengan membunuh nyamuk tersebut. Kita harus harus membersihakan “kandang nyamuk” dari tempat tinggal kita. Jangan sampai nyamuk berkembang disekitar lingkungan kita.

Sama halnya dengan menunda-nunda ini. Kita harus memahami benar “akar permasalahan” mengapa kita menunda-nunda. Setidaknya ada dua hal yang bisa menyebabkan kita menunda-nunda. Yaitu kurangnya keinginan (motivasi) dan ketakutan.
1.Kurangnya motivasi
Seseorang menunda-nunda pekerjaan karena tidak “bergairah” melakukan itu. Kamu menunda untuk pergi suatu acara karena kamu merasa tidak tertarik dalam acara itu. Kurangnya motivasi ini juga berkaitan dengan kurangnya pengetahuan tentang manfaat yang akan didapat atas apa yang kamu lakukan itu.

Kalau penyebabnya ini, bagaimana mengatasinya? Pertama adalah temukan passion kamu. Contohnya adalah ketika saya menulis blog ini. Dulu saya sering menunda-nunda untuk update blog, blog hanya sekedar sambil lalu. Lalu saya menemukan passion saya dalam pengembangan diri. Saya sangat bersemangat menulis karena saya secara pribadi juga mendapat manfaatnya. Begitu juga dengan pekerjaan lain, seperti membuat proposal atau laporan, saya sangat bersemangat melakukan ketika hal tersebut sesuai dengan apa yang kita senangi.

Lalu bagaiamana jika kita harus melakukan sesuatu yang tidak sesuai passion? Ya, saya juga mengalaminya. Dulu saya anti kalau soal statistik, tabel ataupun tentang keuangan. Kayaknya males banget jika harus melakukan hal yang “berbau” diatas. Kalau itu yang terjadi, temukan manfaat yang lebih besar dari apa yang kamu lakukan tersebut. Ya saya sekarang sangat menikmati ketika harus membuat neraca keuangan ataupun anggaran keuangan. Karena saya melihat banyak tantangan didepan sana, mungkin sekarang saya hanya mengelola uang yang bernilai jutaan, bagaiamana jika besok harus bernilai miliaran atau triliunan. Kayakna asyik tuh ^^

Penyebab kedua adalah ketakutan. Yah kita sering menunda-nunda karena ketakutan. Ketakutan yang gimana ni?? Lalu bagaimana mengatasinya? Sabar yah, dipostingan berikutnya kita bahas, beserta sedikit latihan agar kita mampu mengatasi penundaan. CU ^^

Kamis, 29 Juli 2010

Rahasia mengatasi kebiasaan menunda-nunda (bag 1)

13 comments


Apakah kamu sering menunda-nunda dalam hidup ini? Seringkah kamu menunda pekerjaan yang seharusnya dapat kamu lakukan sekarang, namun kamu melakukannya hingga batas waktu yang ditentukan?

Beberapa orang memang tidak mengalami masalah ketika melakukan penundaan ini. Bahkan sebagian dari mereka mendapat “manfatnya”. Beberapa teman saya mengaku lebih menyukai mengerjakan tugasnya mendekati deadline atau belajar ujian malam sebelumnya. Memang kalau kita lihat sepintas hal tersebut tidak masalah, namun kalau kita melihat secara holistic kita tidak mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Misalnya kita mendapat tugas untuk dikumpulkan pada hari Sabtu pagi. Tugas ini merupakan salah satu tugas yang paling penting dalam daftar tugas kamu, tapi kamu memutuskan untuk menundanya karena sekarang masih hari Selasa. Dan ketika hari jumat datang kamu serasa “dikejar anjing”, seharian itu kamu berkerja kersa untuk menyelesaikanya, bahkan sampai larut malam.

Mungkin kamu bisa menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. Tapi ada juga yang mungkin tidak mampu menyelesaikan secara maksimal. Faktanya mungkin kamu dapat menyelesaikanya. Tapi kalau kamu sadar sebenarnya kamu mengalami kerugian dalam penundaan ini:
1. Waktu kau selama Selasa-Kamis tidak efektif. Idealnya kamu mampu menyelesaikan tugas itu secara proposional. Mungkin kamu bisa mendiskukan dengan orang lain atau mencari data atau bahan yang lebih banyak lagi untuk memberikan hasil yang maksimal.
2. Kecemasan yang tidak perlu terjadi. Saat kamu mulai menunda, kamu mulai menghindari tugas yang seharusnya bisa kamu lakukan. Dan ketika waktu yang dibutuhkan semakin sedikit maka akan ada ketakutan yang berlebihan yang sebenarnya akibat dari penundaan tersebut.

Ketika kamu sadar bahwa mampu mengatasi penundaan ini maka kamu akan merasa lebih produktif. Penundaan yang kamu lakukan tidak akan membawa kamu lebih dekat dengan apa yang kamu inginkan. Dan kunci untuk mengendalikan kebiasaan “merusak” ini adalah untuk mengenali kapan Anda mulai menunda-nunda, memahami mengapa hal itu terjadi, dan mengambil langkah aktif untuk mengatur waktu Anda dan hasil yang lebih baik.

Berikutnya kita akan membahasa Bagaimana agar kita mampu mengatasi kebiasaan menunda-nunda ini beserta langkah-langkan praktisnya. Selamat berjumpa dipostingan berikutnya ^^

Senin, 19 Juli 2010

Bagaimana Mengelola Gangguan

6 comments


Setelah membuat jadwal yang efektif, PR selanjutnya adalah bagaimana agar jadwal tersebut dapat terlaksana dengan baik. Namun dalam perjalanannya seringkali kita memenuhi segala masalah. Gannguan itu biasanya seperti adanya ajakan dari teman, email, telepon ataupun agenda-agenda lain yang dating seketika. Lalu bagaimana mengelolanya?

Saat kamu sudah menentukan prioritas dan menyusun jadwal agar kamu bisa mencapai tujuan, maka sebenarnya kamu juga harus tahu apa saja yang mungkin akan menghambat. Namun memang kadang ada saja hambatan yang datang tanpa kita perkiraan. Disinilah sebenarnya fungsi prioritas, sobat bloger bisa menggunakan kembali matriks yang pernah kita bahas disini. Dari situ kita akan bisa mengetahui apakah gangguan tersebut memang harus segera kita atasi atau bisa kita tunda.

Contohnya bila hari ini sebenarnya kamu punya rencan ke perpustakaan untuk menyelesaikan sebuat tugas. Tiba-tiba ada seorang teman yang mengajak kamu mengantar ke suatu tempat. Lalu bagaimana yang sebaiknya kamu lakukan? Pertama tentunya kamu akan melihat jadwal yang telah kamu buat, bisakah kedua-duanya bisa dilakukan? Bila ternyata waktu tidak memungkinkan kamu harus mampu prioritas, mana yang harus didahulukan. Jika ternyata tugas tersebut termasuk Penting dan mendesak (baca disini), mungkin kamu bisa bersikap asertif untuk menolak ajakan teman kamu tersebut. Begitu pula sebaliknya. (biar asertif dan bukan agresif, baca disini)

Selain bagiamna mengelola ganguan ini salah satu masalah yang mungkin bisa timbul aalah bagaimana agar kita bisa menghilangkan sikap menunda-menudna. Yah sering kali kita jadwal tidak sssuai rencana atau rencana tidak berjalan sesuai rencana karena kita sering menunda-nunda. Bagaiman kita mengatasinya? Nantikan diposting selanjutnya :)

Rabu, 14 Juli 2010

Membuat jadual yang efektif

9 comments


(Setelah sekian lama mandeg, akhirnya bisa menulis lagi ni :D, bagi yang sudah lama menunggu seri manajemen waktu ini, silahkan menikmati kembali :))

Sebelum menjelaskan tentang bagaimana membuat jadual yang efektif, ada baiknya para bloger membaca dulu postingan sebelumnya, yaitu tentang penentuan Tujuan, bagaimana membuatnya, merealisasikan dan bagaimana membuat prioritas. Kalau masih bingung juga kamu bisa kontak saya via YM : areef30 atau FB yang disamping blog ini, ok? :D

Lanjuut,,
Ok, saat ini kita belajar bagaimana membuat jadual yang efektif. Mungkin membuat jadual sudah bukan asing lagi bagi kamu, betul bukan? Sejak SD mungkin kamu sudah diajarkan bagaimana membuat jadual kegiatan. Tapi permasalahanya, apakah kamu sudah benar-benar melaksanakanya?

Saya masih ingat ketika masih sekolah dulu membuat jadual, bahkan dibilang cukup detil. Namun itu hanya tertampang dikamar saya :D. namun berbeda dengan sekarang, saya membuat jadual bukan untuk saya tempel didinging, tapi untuk memastikan bahwa semua kegiatan atau tugas saya bisa saya lakukan. Yah, inilah bedanya saya dulu dan sekarang. Saya membutuhkan jadual segala aktifitas berjalan dengan baik dan yang TERPENTING, tujuan kita tercapai.

Membuat jadual ini sangat erat kaitanya dengan pembahasan dahulu. Kita harus tahu tujuan kita apa dan bagiamana merealisasikannya. Dari situ kita akan melihat apa saja (aktifitas) yang harus kita lakukan (to do list). Dan dari segala aktifitas (to do list) ini kita harus mampu membuat prioritas mana yang harus didahulukan dan diatur sedemikian rupa sehingga tujuan kita tercapai semua. Dan dengan membuat jadual kita akan mencoba memperikan seberapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan itu dan kita bisa merencanakan bagaimana kita bisa mencapai tujuan?

Dengan membuat jadual ini setidaknya kamu akan :
• Memahami waktu yang realistis untuk menyelesaikan aktifitas kamu
• Merencanakan secara baik sesuai waktu yang ada
• Memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas kamu
• Bisa memperikan waktu sebaik mungkin sehinnga akan siap bila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan
• Bisa mengurangi stress yang disebabkan beberapa tugas/pekerjaan dalam satu waktu

Berikut ini beberapa tip agar kamu bisa membuat jadual yang efektif :
1.Mulailah dengan mengidentifikasi waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan tugas/pekerjaan/agenda kamu
2. Pilih dan tandai tugas atau pekerjaan yang paling signiftikan atau mempunyai dampak besar bagi kamu
3. Dan tentukan prioritas mana yang akan kamu dahulukan (baca disini)
4. Berikan toleransi atau tambahan waktu pada setiap kegiatan atau tugas kamu. Hal ini akan membantu kamu menyiapkan terhadap segala hal bisa terjadi. Contohnya : bila perkiraan waktu kamu untuk menyelesaikan surat butuh satu jam, beri tambahan 5-10 menit sesuai kebutuhan. Hal ini membuat kamu lebih rileks, ketika terjadi masalah.
5. Review terus secara berkala jadul kamu. Sesuaikan dengan tujuan pribadi kamu. Sudahkan apa yang kamu lakukan sesuai dengan apa yang kamu inginkan?
Selamat menikmati membuat jadual hidupmu :)

Rabu, 26 Mei 2010

Kekuatan Prioritas

10 comments
Kalau Kamu sudah membaca tulisan saya tentang sebuah prioritas kamu akan melihat sebagian dari kita mempunyai prioitas dalam hidup ini, namun tidak sedikit kita juga msih bingun terhadap prioirtas kita. Sebenarnya apa sih prioritas tersebut?

Sebelum membahas tentang prioritas ada baiknya kamu memahami lebih dulu tentang pembahsan sebelumnya, yaitu tentang penentuan Tujuan, bagaimana membuatnya dan merealisasikan. Biasana orang membagi tujuan dalam kehidupanya dalam berbagai bidang. Misalnya bidang agama/spiritualitas, pribadi, keluarga, karir, keluarga, pendidikan, petualang/senang-senang ataupun kontribusi. Dan dari situlah biasanya muncul masalah manakah yang harus didahulukan dulu. Karir atau pribadi, keluarga atau pendidikan. Dan disinilah letak fungsi prioritas.

Setiap orang harus mempunyai prioritas dalam hidup, kamu harus tahu mana yang harus didahulukan dulu. Beberapa waktu lalu ada teman yang bingung setelah lulus kuliah, dia ingin melanjutkan S2 atau bekerja dulu. Dan saat kita tahu apa yang paling penting bagi kita, maka kita akan lebih mudah memilih mana yang harus diutamakan.
Agar kamu tahu prioritas kamu, kamu harus mengetahui apa saja yang harus kamu lakukan. kamu harus mempunyai daftar apa saja harus kamu lakukan. tulis semua hal yang harus kamu lakukan jangan sampai terlewatkan. Dan salah alat yang bisa membantu kita untuk membuat prioritas berdasarkan daftar tersebut adalah dengan menggunkan matrik Penting dan Mendesak



Keterangan :
Kuadran I : Penting-Mendesak : hal-hal yang Penting dan mendesak (segera) untuk dilakukan
Kuadran II : Tidak Penting –Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan
Kuadran III : Penting-Tidak Mendesak : hal-hal yang Penting namun tidak mendesak untuk dilakukan
Kuadran IV : tidak Penting-Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan

Setelah membuat matriks, coba masukan daftar apa yang ingin kamu lakukan. klasifikan berdasarkan matriks tersebut. Dan urutkan berdasarkan kebutuhan kamu. Selamat mencoba. ^^

Nb : ada tulisan mas arif tentang prioritas yang saya rekomendasikan untuk anda, silahkan menikmati disini ^^

Minggu, 23 Mei 2010

Rahasia Merealisasikan Tujuan Kamu

8 comments


Salah satu program Senyum Community adalah SENYUMAN. Apa itu Senyuman? Senyuman yang merupakan akronim dari “Senyum Pemuda Mandiri” merupakan pelatihan dan pendampingan bagi pemuda/remaja, terutama anak-anak Panti. Setahun lalu kami telah mendampingi anak-anak Panti Nurul Yasmin (NY).

Salah satu Tujuan kami adalah membentuk kelompok pemuda mandiri, kami meninginkan anak-anak Panti NY Mandiri, mandiri bukan hanya secara ekonomi tapi juga sikap. Pada awalnya memang terasa berat, hal ini berkaitan dengan keterbatasan kami. Namun kami yakin bahwa Tujuan tersebut sangat realistis dan dapat dicapai.

Pertanyaan bagaimana agar tujuan itu dapat tercapai? Yap, seperti yang sudah saya jelaskan dalam postingan sebelumnya. Saat kita sudah menentukan tujuan, maka kita akan tahu bagaimana/langkah-langkah untuk mencapainya. Setelah itu kita harus tahu kebutuhan kita apa saja untuk mencapai. Jadi step selanjutnya adalah buat Action Plan (rencana) untuk mencapainya. Susun langkah-langkah untuk menggapainya

Misalnya, saat kamu punya Tujuan pergi ke Jakarta dan kamu sekarang di Jogja. Maka pertama kamu memperjelas Tujuan kamu (stepna bisa Anda baca disini)-Jakarta sangat luas :D. setelah kamu harus tahu untuk tahapan agar bisa sampai tujuan seperti : menentukan Transportasi apa saja, bagaimana agar bisa mendapatkan transportasi tersebut, jalur yang akan dilalui transportasi tersebut, apakah transportasi itu langsung mengantarkan sampai tujuan atau harus melalui beberapa transportasi lagi?

Dalam pembuatan rencana tersebut kamu juga akan tahu kebutuhan apa saja yang harus kamu siapakan. Seperti biaya yang dibutuhkan dan tentunya waktunya juga. Dan salah satu hal yang penting lagi adalah kamu harus fokus pada tujuan kamu itu. ingat rencana yang kamu buat adalah untuk membantu kamu mencapainya. Dan kamu harus siapkan rencana alternative, karena akan banyak hal yang akan merintanginya.

Pengalaman saya membuat perencanaan di Senyum Community maupun di tempat lain, rencana bukan segalanya, yang penting ACTION kita bagaimana. Saya sudah berungkali membuat bisnis plan dan perencaan lain. Namun hanya sedikit yang bisa saya realisasikan. Namun beberapa hal yang berhasil saya wujudkan adalah ketika saya YAKIN bahwa TUJUAN tersebut benar-benar saya inginkan maka walaupun rencana tidak berjalan mulus tetap saja kita mampu mencapai Tujuan kita

Untuk lebih jelas mengenai perencaan kaitannya dengan manejemen waktu akan kita ulas dalam sesi membuat prioritas (Prioritization), mengelola gangguan (Managing Interruptions), mengalahkan Penundaan (Beating Procrastination.), dan membuat jadual (Scheduling ) di sesi-sesi berikut.. wait n see ^^

Rabu, 19 Mei 2010

Cara Jitu Menentukan Tujuan

8 comments


Dua tahun lalu, ada yang menanyakan kepadaku: “5 tahun lagi kamu akan menjadi seperti apa?”. Waktu itu saya menjawab dengan tegas “saya akan mendirikan Reefoundation!”(Reefoundation merupakan mimpiku untuk membuat suatu organisasi yang bergerak di bidang social/lingkungan). Waktu itu saya yakin dengan kapasitasku waktu itu saya mampu mewujudkan lima tahun lagi. Dan yang terjadi adalah sekarang aku mampu mewujudkannya lebih cepat walaupun bertransformasi menjadi “Senyum Community”.

Memang waktu awal memimpikannya aku tidak terlalu berpikir kapan dan bagaimana mewujudkannya. Namun ketika aku mampu menetapkan tujuanku, maka segala daya dan upaya akan mengarahakan menuju tujuan kita. (seperti yang telah kita bahas di tulisan sebelumnya)
Lalu bagaimana agar kita bisa menetapkan tujuan dengan baik? Berikut ini mungkin beberapa langkah yang bisa membantu kamu :
1.Pastikan bahwa itu yang benar-benar kamu inginkan. Saat menentukan Tujuan, pastikan bahwa itu sesuai dengan nilai-nilai hidup kamu. Yakinkan bahwa itu benar-benar berasal dari dalam diri kamu, bukan orang lain.
2.Gunakan statement positif. Ekspresikan tujuan kamu secara positif. Contohnya : “saya lulus kuliah tepat waktu (4 tahun)” daripada menggunakan “jangan sampai lulus lebih dari 4 tahun”
3.Gunakan kalimat bahwa kamu seakan-akan sudah mencapainya. Contohnya : “Awal tahun 2015 saya sudah mempunyai 10 cabang Franchise di seluruh Indonesia”
4.Buat prioritas. Saat kamu menetapkan beberapa tujuan, beri skala prioritas. Hal ini akan membantu kamu menentukan tujuan mana yang harus dicapai lebih dahulu. Untuk lebih detail nanti akan kita bahas dalam posting yang lebih mendalam
5.Tulis tujuan kamu. Salah satu rahasia orang-orang sukses adalah menulis setiap tujuan mereka. Saat kita mulai menuliskannya maka secara tidak langsung hal ini akan membantu kita mewujudkannya. Menuliskan sesuatu akan membantu mengklarifikasi pemikiran dan mengkristalkan gagasan kamu
6.“lihatlah dari yang paling mungkin, mulailah dari yang paling mudah dan LAKUKAN SEKARANG”. Yah, inilah saah satu kata ajaib yang saya temukan saat mendirikan Senyum Community. Saat saya memulainya, saya mempunyai tujuan besar, namun ternyata saya sadar untuk mendapatkan suatu yang besar kita harus memulai mendapatkan yang lebih kecil dahulu. Think Big, Start small!
7.Tentukan tujuan berdasarkan proses, bukan hasil akhir. Berhati-hatilah dalam menentukan tujuan. Ingat tidak semua yang kit inginkan dapat tercapai. Kegagalan adalah hal yang lumrah. Saat kita hanya mengingkan hasil akhir maka kita akan kurang menghargai dari proses yang telah kita lakukan. hal inilah yang terkadang membuat sebagian orang stress maupun depresi. Hargai setiap capaian yang telah kamu lakukan, karena saat kamu sudah memulai untuk menetapkan tujuan sebenarnya kamu sudah merupakan bagian dari tujuan kamu tersebut.
8.Gunakan rumus SMART. Tentukan tujuan dengan Spesific (spesifik), Measurable (dapat diukur), Attainable (dapat dicapai), Relevant (relevan), time bound (dibatasi waktu). Contohnya : “saya sudah keliling 5 benua pada Desember 2020”. Lebih detil lagi lebih bagus, Jangan sampai Cuma : “Saya ingin keliling dunia”

Berikutnya setelah menentukan tujuan terus gimana dung?? Sabar yah, sampai jumpa lagi di postingan berikutnya ^^

Kamis, 13 Mei 2010

Penentuan Tujuan (seri manajemen waktu)

5 comments
(tulisan ini merupakan seri dari manajemen waktu yang telah dikupas sebelumnya, bila kamu belum membaca seri sebelumnya silahkan klik disini!)



Beberapa waktu lalu Aku bertemu klien untuk membantu membuatkan suatu acara sosial (CSR) untuk mereka. Waktu itu mereka menanyakan kepada Aku: “Enaknya buat acara apa yang cocok buat kita?”. Pertama kali jawaban Aku adalah “Tujuannya untuk apa dulu?”, dan mereka hanya diam. Dalam hati ku hanya berkata “gimana ni, kalau tujuannya belum jelas, bagaiamana bisa buat program? He9”
Ternyata bagi sebagian orang seringkali melakukan sesuatu tanpa tujuan jelas. Bahkan mereka sendiri tidak tahu sebenarnya apa yang mereka inginkan. Ibarat melakukan perjalanan seringkali kita tidak tahu arahnya mau kemana, yang penting jalan aja. Dan disinilah biasanya sumber masalah kita. Bagaimana bisa mengelola waktu dengan baik, arah dan tujuan aja belum jelas. Jadi langkah pertama agar Kamu bisa manajemen waktu dengan baik adalah mampu menentukan tujuan.

Penetapan tujuan merupakan proses yang cukup kuat untuk membawa Kamu menuju masa depan yang ideal dan memotivasi Kamu untuk mewujudkan mimpi Kamu. hal ini akan membantu Kamu mengarahkan hidup Kamu. saat Kamu tahu tujuannya maka Kamu akan mengetuhi langkah/jalan menuju kesana. Dari situ Kamu akan mengetahui kebutuhan apa saja yang dibutuhkan sebagai “bekal” kesana. Kebutuhan disini termasuk waktu yang Kamu butuhkan untuk mencapainya.

Contohnya saat kamu mempunyai tujuan untuk kuliah S2 di China. Dan saat ini Kamu masih SMA kelas 1. Berate untk mencapai kesana Kamu harus lulus SMA dulu. Setelah itu melanjutkan kuliah S1. Dan bila memungkikan kuliah yang sudah bertaraf internasional, atau paling ga mempunyai hubungan luar negri. Setelah lulus S1 baru kamu bisa kulias S2 diluar negri. Dan dari situ juga kamu tahu kebutuhannya seperti harus belajar bahasa mandarin, haru mencari tahu Universitas yang cocok atau mencari beasiswa. Serta dari situ juga kamu akan mengetahui waktu yang dibutuhkan yaitu 7 tahun (3 tahun SMA, 4 tahun Kuliah) dan waktu yang harus kamu isi untuk menggapai tujuan tersebut.

Salah satu kelebihan saat kita mempunyai tujuan yang jelas adalah kita akan lebih fokus pada apa yang akan kita lakukan. saat kita ingin ke China maka, segala aktifitas kita atau minat kita akan terarah kesana. Seperti belajar budaya China, bertemu dengan orang-orang yang sudah kesana atau mungkin mencari teman yang tinggal disana. Dan waktumu tidak akan terbuang kepada hal-hal yang akan menjauhkan dari tujuan kamu

So, tentukan Tujuanmu maka kamu akan mampu mengelola hidupmu! Ingat kita tidak bisa mengelola waktu, yang kita kelola adalah kehidupan kita. Berikut kita akan membahas bagaimana agar bisa menetap tujuan yang efektif dan tips-tips agar mampu menerapkannya. Jangan bosan-bosan mampir yah^^

Rabu, 12 Mei 2010

Manajemen Waktu (Pendahuluan)

9 comments


Anda sering terlambat? Atau anda kewalahan dengan jadwal yang begitu padat? Hmm, kalau iya berarti Anda termasuk orang yang kurang dalam hal pengelolaan waktu (Time Management).

Apa itu Time Management? Kemampuan manajemen waktu (Time Management) merupakan kemampuan yang akan membantu Anda dalam mengontrol hidup Anda dan di saat yang sama akan meminimalkan stress (tekanan). Hal ini penting karena sering mempunyai tugas, tanggung jawab yang berbeda dalam satu jangka waktu. Dan ketika kita dituntut untuk menyelesaikan atau mengembannya maka seringkali ada tekanan ataupun masalah. Hal inilah yang biasanya menjadi sumber masalah bagi sebagian orang, manajemen waktu yang buruk

Lalu bagaiamana agar kita bisa mengelola waktu dengan baik? Sama halnya kemampuan yang lain yang pernah kita bahas, mengelola waktu adalah skill (kemampuan) yang bisa dipelajari dan ditingkatkan. Jadi kita harus mau mempelajari dan menerapkan kemampuan ini dalam kehidupan sehari-hari

Dalam mempelajari kemampuan ini setidaknya kita akan belajar beberapa aspek antar lain: Penentuan Tujuan (Goal Setting), membuat prioritas (Prioritization), mengelola gangguan (Managing Interruptions), mengalahkan Penundaan (Beating Procrastination.), dan membuat jadual (Scheduling )

Apa itu semua? Tunggu aja tanggal mainnya ^^. Dan InsyaAllah akan ada beberapa alat/tool psikologis yang akan membantu kita. Sering-sering aja mampir di blog ini yah :D

Nb:
Anda sering terlambat? Mungkin sebaiknya membaca http://dw-arif-n.blogspot.com/2009/12/8-cara-agar-kamu-dapat-datang-tepat.html