Tampilkan postingan dengan label dream. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dream. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Agustus 2013

Semua Atas Ijin Allah 2 (Dream, Pray, Action!)

3 comments

Ramadhan memang selalu memberkah berkah tersendiri. Tidak hanya tersadar akan mimpi yang terwujud tapi juga membuka mata saya akan makna menggapai impian.
“setiap orang punya definisi sendiri tentang kesuksesan, dan mereka punya cara sendiri utk mencapainya”
Seperti saya ceritakan dlm tulisan saya sebelumnya. Alhamdulillah atas ijin Allah saya telah mencapai salah satu impian saya. Tapi hal ini tidak saya sadari sebelumnya karena saya memberikan definisi yang berbeda atas “menggapai mimpi” tersebut. Hingga saya sadar sebenarnya buat apa saya menggapainya? Bagaimana jika saya sudah mencapainya? Tapi semua itu berubah ketika saya juga mengubah “definisi menggapai impian”


Jika kita punya motor tapi jarang kita nikmati (naiki) apakah mobil itu masih milik kita? Jika kita mempunyai rumah apakah itu harus membeli dengan uang hasil kita sendiri? Sebulan yang lalu saya harus memperpanjang STNK dan motor tersebut atas namanya adalah paman saya (karena beliau yang membelikan), makanya saya harus pinjam KTP paman untuk mengurusnya. Dan saya juga baru sadar, berarti ini motor sebenarnya bukan milik saya padahal tiap hari saya yang memakai? :D

Sekarang saya tinggal di sebuah perumahan mungil di jogja. Rumah ini sebenarnya milik Bu lek (bibi saya) dan saya di amanahi untuk tinggal disana sedangakan Bu lek tingga di rumahnya di Magelang. Jadi sebenarnya saya punya rumah sendirikah?
“apa yang kita miliki adalah apa yang bisa kita nikmati, karena semua yang kita miliki sebenarnya adalah semua milik Allah”
Pemahaman saya akan impian kemudian berubah. Saat kita mempunyai impian kita harus tahu “MENGAPA” kita harus mencapainya. Dan yang palin penting adalah kita harus minta ijin dulu kepada Yang Maha Kuasa, yang memiliki segala impian kita. Saat kita menyandarkan impian kita kepada Allah, maka semua menjadi lebih melegakan. Kita tidak perlu risau terhadap mimpi kita, karena semua itu milik Allah. Dan ketika kita mencapainya bukanya sombong tapi kita akan bersyukur karena mendapat izinNya untuk mencapainya.

Saat kita melibatkan Allah dalam impian kita, maka akan selalu ada kedamaian dalam setiap langkah mewujudkannya.kita tidak akan galau apakah kita mencapai impian kita atau tidak. Karena kita yakin Allah pasti memberikan terbaik untuk kita. Kita mungkin tidak mendapatkan persis apa yang kita minta, tapi percayalah Allah pasti mengabulkan “apa yang sebenarnya kita inginkan”

Dream, Pray, Action!

Senin, 12 Agustus 2013

Semua Atas Ijin Allah

1 comments
Alhamdulillah kita telah melewati bulan Ramadhan, adakah bekas yg tersisa di dlm bulan tsb? Atau seperti bulan lainya?

Bagi saya sendiri Ramadhan kali ini membuka mata atas segala KuasaNya. Pada satu titik saya sadar bahwa salah satu mimpi BESAR saya terwujud. Hebatnya jauh lebih cepat bayangku dan dengan cara yang diluar dugaan. Kog bisa? Apaan tu?
Yang penting bukan “Apa-WHat” dan “Bagaimana-How” tapi “Mengapa-Why” kita harus mencapainya
Salah satu mimpi Besarku adalah mempunyai Rumah Tahfidz/Panti Asuhan dengan anak asuh lebih dari 1000 anak. Impian ini merupakan pengembangan mimpi-mimpiku dan baru saja saya revisi tahun ini. Dan untuk mencapainya sebernya ada mimpi2 lain yang akan mendukung sebelum saya dapat merealisasikanya. Tapi tanpa sadari saya telah mencapainya walaupun ga sepersis bayangan awal.

Awalnya untuk mencapai impian tersebut saya harus mencapai (sebut saja) mimpi 1 & mimpi 2. Tapi Tuhan telah memperlihatkan Kuasa tanpa harus menggapai mimpi 1 & 2. Atas ijin Allah Saya bisa langsung ke mimpi 3. SubhanAllah..

Wah berarti saya sudah  “membangun Rumah Tahfidz/Panti Asuhan dengan 1000 anak asuh” dong? Hmm, kalo “what” persis itu tentu saja belum. Satu aja belum pernah, lha uangnya darimana? Bagaimana bisa mempunyai 1000 anak asuh? Nah, tapi salah satu alasan (why) saya mempunyai mimpi tersebut adalah minimal saya mempunyai 1000 anak asuh yang mendoakan dan menjadi amal jariyah (investasi akhirat) kelak bila saya mati kelak.

Nah kalau itu sebenarnya tujuan utamanya berarti bersama Senyum Community sebenarnya kita sudah melayani lebih dari 1000 anak asuh. Emang sih saya tidak punya data persis tapi program Senyum Ceria Ramadhan 2013 (SCR2013) membuka mata saya. Acara ini sudah melibatkan lebih dari 1000 anak. Bahkan yang lebih wow, dalam satu hari kita juga mampu menghadirkan lebih 1000 anak.

Jujur hal ini diluar bayanganku, bagaimana mungkin dengan kapasitas kita bisa melakukannya. Tapi atas ijin  Allah, semua bisa terjadi dan dengan cara-cara yang diluar dugaan, seperti kebetulan. Sunggur indah rencanaNya

Namun memang hal ini bukanya membuatku berhenti, tapi hal ini memacu saya untuk bukannya berpuas diri tapi bagaimana mimpi ini tidak hanya sebatas angka ataupun pencapaian tapi benar memberikan dampak nyatai sesuai tujuan mengapa saya harus mencapainya, berat tapi inilah tantangan selanjutnya

Tetap SeMANGAT!! :D 

Kamis, 17 Mei 2012

Muda, Beda & Menggoda!

4 comments
 Sadarkah kamu, banyak  orang muda yang beda & menggoda? Semakin berbeda orang tersebut, semakin menggoda hati dan pikiran.


Masih ingat Mr T (orang “Gila” yang rajin ke masjid; baca ini)? Saya kembali bertemu orang gila lain berbeda dengan “kaumnya” dia suka baca koran. Bahkan untuk membuktikan kepada orang lain, dia mengeraskan bacaan serasa mengungkapan “ni loh aku benar-benar baca!”, orang gila yang haus ilmu dan informasi, cukup menggodakan?

Untuk sekian kali ada seorang teman yang meminta rekomendasi bila mempunyai kenalan untuk mengisi posisi kerja yang ditawarkan. Jujur untuk sekian kali juga saya kesulitan untuk merekomendasikan orang lain, bukan karena sedikit teman. Tapi sangat sulit mencari orang-orang yang berbeda dan pantas untuk direkomendasikan. Dari beberapa tahun ini saya hanya merekomendasikan kuran dari 5 orang saja. Memang benar jika mengenal orang-orang benar bisa dipercaya dan bisa diandalkan sangat sulit. Pengalaman di Senyum Community juga membuktikan, lebih 200 orang yang pernah bergabung hanya segilintir orang saja yang menggoda hati ini.

Beberapa waktu lalu ada status yang menggodaku untuk komen, terutama statement : “3 tahun ini kemana saja?”. Tidakah ada makna dan manfaat selama itu? Setiap manusia didunia ini mempunyai kesempatan yang sama selama 24 jam sehari, lalu apakah yang membedakan semuanya?

Saya beruntung telah bertemu begitu banyak orang yang menggoda hati ini. Mulai dari kelas Mas Sandiago Uno, yang selain kaya raya tapi beliau rajin dhuha dan puasa daud. Belum lagi yang lokal jogja ini ada mbak Nindya (Lawe) & mbak Iffah (Sogan), yang mengajarkan tidak hanya bisnis tapi bagaimana memberdayakan masyarakat sekaligus melestarikan budaya, cukup menggodakan? Bagaimana dengan kamu adakah orang lain yang menggodamu?

Menggoda bukan berarti “nyepik”, bukan hanya merayu. Menggoda berarti menginspirasi, mempengaruhi dan mengusik hati, pikiran dan perilaku kita. Bagaikan pengen makan ke restoran, tapi tidak ada menu yang berbeda dan lezat, kamu tidak akan tergoda kesanakan? Mari jadilah anak muda yang BEDA, MENGGODA dan tentunya mengubah dunia :D

Kamis, 24 Maret 2011

untitled

1 comments
Di sela-sela merapikan file-file yang ada, saya tertarik membaca sebuah tulisan pesan & kesan anak Panti : “
dengan adanya Senyum Community aku mendapat dan menambah ilmu juga tambah semangat. disini aku menjadi betah karena ada acara Senyum Community
” Karima Mega Oktafiani

Salah satu hal yang membuat saya tersenyum hari ini. Melihat kembali apa yang telah kita lakukan terkadang membuat hari ini lebih bermakna. Saya masih ingat betul ketika muncul ide membuat sebuah organisasi/usaha (yang akhirnya sekarang dikenal sebagai Senyum Community), tidak pernah terbayang akan sejauh ini. Awalnya hanya sebuah mimpi yang saya tawarkan kepada teman-teman saya. dan saat itu lebih banyak yang bingung dan “menolak” tawaran saya ini. Bahkan hampir menghubungi semua orang yang ada dikontak yang ada, dan sebagian sepakat “tidak tahu apa itu”

Bagaikan anak kecil yang mempunyai mimpi BESAR, banyak yang tidak percaya terhadap apa yang saya inginkan. Saya sadar waktu itu saya hanyalah Pengacara (Pengangguran Banyak Acara), dan tidak punya prestasi yang patut dibanggakan. Mungkin salah satu prestasi terbaikku saat itu hanyalah Lulusan dari UGM, itupun dengan nilai pas-pas-an.

Saya sadar untuk mewujudkan Mimpi BESAR harus dimulai dari hal-hal yang kecil. Saya beruntung saat itu masih bisa menemukan orang-orang yang memahami ketololanku. Sehingga lambat laun mampu menemani dan mendukung setiap langkah saya.

Saat saya mengetahui ternyata apa yang telah kami lakukan selama ini bisa memberikan manfaat, hal ini sangat LUAR BIASA bagi kita. saat ini yang bisa kami lakukan hanyalah membuat orang-orang disekitar kita tersenyum. Namun kami AMAT SANGAT BERUNTUNG ternyata masih BANYAK orang PERCAYA terhadap MIMPIku, begitu BANYAK orang mendukung dan BERBAGI bersama kami.

Terima kasih kepada semua orang yang telah “Berbagi Senyuman”. Saatnya kita membuat dunia tersenyum ^^

Minggu, 23 Januari 2011

Waktu dan Uang

5 comments
"kekayaan itu ada pada hati yg merasa cukup"



Beberapa waktu lalu ada sebuah sahabat yang bertanya, “mas, pengen memperoeh financial freedom (kebebasan finansial sehingga kita bisa mendapatkan apapun yang kita inginakan-kiranya mkasudnya begitu) ataupun kebebasan waktu?”. Hmm, dengan senang hati saya menjawab “ Alhamdulilah saya sudah mendapatkanya, walau versiku :D”
Semua orang pasti mengingikana bisa mendapatkan apaun yang dia impikan. Namun ternyata kenyataan berkata lain. kita tidak bisa mendapatkan SEMUA yang kita inginkan. Jika ada yang bila kita mampu bisa mendapatkan apaun yang kita inginkan, mengapa Nurdin Halid masih bertahan padahal banyak yang mengingikan dia mundur?

Jika kita menganggap dengan financial freedom kita bisa mendapatkan apapun yang kita inginkan, kenyataan kita tidak bisa membeli semuana dengan uang bukan? Ingat, uang hanyalah alat tukar saja. Dan jika ada yang bilang, kalau kita tidak punya uang terus makan dengan apa? Jawab saja tentu saja kalau makan pakai nasi plus lauk :D. yah, kita tidak perlu pusing mencari uang jika kita bisa makan tanpa membutuhkan uang, bagaimana caranya?

Saya sudah membuktikan sendiri, bahwa uang bukanlah salah satu cara agar kita bisa makan. Saya sangat sering makan tanpa harus mengeluarkan uang (ditraktir, acara ini atau itu). Nah, pemahaman seperti inilah yang seharus bisa kita pahami. Bahwa untuk menpatkan sesuatu kita tidak selamanya membutuhkan “sesuatu”, bahkan terkadang seketika saja sesuatu itu datang sendirinya.

Yah inilah yang biasanya disebut “hidup pas2an”. Pas ada yang haus, pas ada yang ngasih minuman. Pas pengen pergi, pas ada yang ngajakin. Pas butuh buku, pas ada yang minjemin. Bukankah itu menyenangkan?

Lalu bagaimana dengan kebebesan waktu? Pernah kalian bilang: “waduh ga punya waktu, ga sempet?”. Kita tidak pernah mempunyai waktu, yang tepat adalah kita tidak pernah meluangkan atau mengatur waktu untuk melakukannya. Dulu saya sangat sok sibuk hingga membalas sms saja tidak punya waktu, bukankah itu sangat menyedihkan? (baca ini)

Hingga suatu saat saya sadar bahwa yang menentukan kehidupan kita adalah kita sendiri. Kitalah yang PALING BERHAK mengatur waktu (baca mengatur jadwal kehidupan kita). Lalu mengapa kamu masih tidak punya waktu untuk diri sendiri? Waktu untuk hal-hal yang terpenting bagimu.

23 Januari 2011, Ditulis di Tempat dimana saya dilahirkan, disaat saya bisa menghabiskan waktu bersama keluarga :)


Nb: yang masih bingun manajemen waktu bisa membaca seri tulisan ini

Rabu, 06 Oktober 2010

Rahasia menemukan Passion kamu (1)

1 comments


Sudahkah kamu menemukan passion kamu? Seberapa pentingkah lentera jiwa ini?
Jika kamu sering menonton Kick Andy atau film 3 Idiots ada banyak kisah tentang mengapa passion itu penting. Dan menurut S Covey sendiri suara hati ini sangat penting untuk menjadi pribadi utuh sehingga mencapai keagungan (Greatness). Kalau saya sendiri memahami passion ini merupakan panggilan jiwa sebagai pemimpin di bumi ciptaanNYa. Saya percaya setiap orang mempunya peran dan misi mengapa dia hidup didunia

Lalu untuk apakah kamu hidup ini sebenarnya? Tentunya setiap orang pasti mempunyai jawaban yang berbeda-beda, walau terkadang sebenarnya sama. (Beribadah kepadaNya.). yah, tapi Tuhan cukup adil menciptakan manusia ini dengan berbagai kelebihan dan kelemahannya. Coba bayangkan jika semua orang ini jadi Kyai, siapa yang jadi santrinya? Jika semua jadi Presiden siapa mau jadi mentrinya?. Setiap orang mempunyai peran misi mengapa dia hidup didunia, bahkan seorang pemulung sampah ataupun teroris.

Lalu pertanyaanya adalah bagaimana menemukan passion itu? Tentu banyak cara atau kisah yang bisa kita praktekan. Namun saya coba menceritakan versi saya, versi Dwi Wahyu Arif N. Sekaligus sebagai jawaban atas kesibukan saya selama ini : SIBUK MENIKMATI HIDUP!! ^^. Selamat menikmati dan menemukan suara hati…
Kisah ini saya mulai saat….

Awal kuliah


Awal kuliah saya mulai dengan suka cita. Saya berhasil mewujudkan impian saya kuliah di UGM (baca: ). Saking menikmati kuliah ini sampai-sampai saya tidak tahu sebenarnya untuk apa kuliah itu :D. Jadi jangan heran semester awal IPK Cuma 2,47. Saya tidak menyesal sama sekali mendapatkan IPK “hanya” segitu, wong tujuan saya kuliah tidak untuk mendapatkan nilai. Yang terpikirkan saya waktu itu hanyalah menikmati apa yang saya lakukan. Alhamdulillah diatas 2, masih ada kog yang dibawah saya. (bahkan beberapa teman saya yang selalu IPK diatas 3 sampai sekarang masih ada yang belum lulus, jadi terlalu dipikrkan deh tentang IPK jika hal itu tidak membuatmu meninggalkan dunia ini :D)

Awal kuliah Saya merupakan mahasiswa kupu-kupu plus (kuliah-pulang- plus jalan-jalan :D). Saya tidak mengikuti berbagai macam kegiatan kampus, karena saya sudah merasa capek ketika SMA dulu terlalu banyak kegiatan. Saya menginginakan tantangan lain.
Akhirnya jawaban mulai ada ketika seorang teman SMA saya menawari untuk bisnis. Dengan senang hati saya pun mengiyakan. Saat itu kita mulai berjualan donat dari kos-ke kos. Salah satu hal yang menarik bagi saya adalah saya bisa main ke kos teman-teman SMA (waktu itu pasarnya baru kos teman SMA-kenalnya baru itu). Saya sangat menikmati ketika bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan teman-teman lama. Jadi selain berjualan donat sekalian sharing bahkan kadang jalan bareng. Bahkan kalau beruntung bisa berkenalan dengan teman baru di kos teman saya.

Namun perjuangan itu tidak bertahan lama. Di tahun kedua kolega bisnis saya harus meninggalkan Jogja untuk pindah studi di Bandung. Saya kehilangan semangat untuk menjalankan lagi. Saya gagal melanjutkan menjadi seorang entrepreneur. Tapi saya menemukan hikmahnya , saya menemukan salah satu hal yang saya sukai : bersilaturahmi, bertemu dengan orang (teman lama/baru) dan berbagi banyak hal. Hal ini lebih memuaskan ketimbang uang yang saya dapatkan.
(bersambung… )

Berikutnya bagaimana saya menghabiskan tahun kedua dengan penuh hura-hura, jalan-jalan dan kesenangan lain dan semua tiba-tiba berubah dengan penuh kedamaian.

Jumat, 27 Agustus 2010

Keajaiban Senyum Ramdhan (1)

5 comments


Apakah Anda sudah merasakan indahnya Ramadhan tahun ini? Sebagian orang mungkin menggangap Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan yang penuh keajaiban. Saya mungkin salah satu orang yang menggapa puasa ini ajaib. Pada awal puasa saya sempat sakit (flu), mungkin jika diluar Ramadhan saya akan memilih tidur seharian saja. Tapi karena kegiatan di Bulan Ramdhan ini cukup padat, maka saya pun memaksakan untuk tetap beraktifitas seperti biasa, dan ajaib pilek saya hilang, tanpa minum obat, tanpa istirahat yang cukup.

Hal itu benar-benar membuat saya yakin akan kekuatan iman. Keyakinan akan sesuatu yang lebih besar. Dan cerita “ajaib” tidak berhenti sampai disitu. Ijinkan saya menceritakan beberapa kisah yang terjadi dibalik Senyum Ramadhan di Panti Asuhan (SRdpA). Beberapa orang mungkin akan menganggap hal itu kebetulan, tapi saya yakin bahwa tidak ada kebetulan, semua sudah diatur olehNya. Dan inilah kisahnya:

Keajaiban Senyum Ramdhan di PA AL Islam

Acara ini merupakan kegiatan pertama dalam rangkaian acara SRdPA. Acara yang berlangsung tanggal 14 Agustus 2010 bisa dibilang tidak memerlukan persiapan khusus, bahkan dibilang sangat kurang. Sehari sebelumnya persiapan publikasi masih belum siap. Ada beberapa kolega tidak bisa datang briefing akhir tersebut. Awalnya memang sedikit mengganggu, namun dengan pengalaman sebelumnya saya berkeyakinan bahwa Semuanya akan berlangsung lancar. Tetap Optimis dan Just Do it.
Namun malamnya (sepulang dari briefing akhir) saya mendapat tawaran untuk mempormosikan Senyum Community (SC) dalam sebuah acara yang dilakukan oleh mitra SC. Tentu saja kesempatan tersebut tidak dilewatkan begitu saja. Walaupun waktunya mepet dengan persiapan acara, namun saya tetap berkeyakinan semua akan baik-baik saja ^^.

Dan yang menarik adalah paginya. Ketika saya keluar dari rumah saya, Hp saya ketinggalan. Dan ketika kembali ada 9 misscall dan 3 sms. Dua nomer yang tidak saya ketahui identitasnya. Dan 3 sms tersebut juga berasal dari 1 nomer yang tidak ada dalam phonebook saya. Ketika say abaca sms tersebut, ternyata saya diminta untuk memberikan testimony terhadap mitra SC. Mitra SC tersebut mendapat kesempatan untuk diliput dalam suatu acara Televisi Nasional, dan saya diminta untuk member komentar satu jam lagi. Satu jam lagi? Ya, saya pun dengan senang hati segera bergegas ke tempat mitra tersebut.

Kedua acara mendadak tersebut memang bisa saya lalui dengan lancar. Setelah wawancara dengan reporter TV, saya juga sempat mengenalkan dengan peserta pelatihan mitra kami yang lain. Dan saya juga bisa mempersiapkan acara SRdpA di Panti Islam sesuai direncankan. Namun ketika acara akan dimulai, masalah kembali melanda. Saya yang saat itu membawakan acara tiba-tiba “blank”. Saya tidak bisa focus pada apa yang saya lakukan. Ternyata saya lumayan capek.

Dan ketika saya sudah mulai “tidak tahu harus ngapain” dan para peserta juga mulai bosan, ada sosok yang hadir yagn diluar rencana. Ada Pejuang Senyum yang bisa membantu saya mengisi acara ini. Walaupun terkesan spontan Pejuang Senyum tersebut telah “menyelamatkan” acara hari ini Alhamdulillah acara ini memberikan kesan positif. Dan dari form evaluasi juga banyak pesan agar SC datang kembali ke Panti tersebut.

(info kegiatan : http://www.senyumkita.com/kabar-senyum/srdpa-di-panti-asuhan-al-islam/)


Keajaiban Senyum Merdeka di Panti Nurul Yasmin


Ada yang berbeda dalam pelaksanaan acara ini dibanding acara lain. Selain karena bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Acara ini merupakan satu-satunya acara SRdPA yang dipanitiani oleh anak panti sendiri. Anak panti yang jadi Panitia? Terus SC ngapain? Ya, Organisasi Anak Panti Nurul Yasmin (baca : http://www.senyumkita.com/kabar-senyum/pembentukan-organisasi-anak-panti-nurul-yasmin/) yang bertanggung jawab acara hari ini, dan SC membantu pelaksanaan teknis dengan memfasilitsi perkap dan konsumsi saja.

Hal tersebut tentu menjadi prestasi sendiri bagi SC. Selama ini SC menganggap anak panti hanyalah objek saja, namun sekarang kita menggapa mereka jadi Subjek, mereka jadi salah satu actor penting dalam progam kita. Dan ternyata mereka juga mampu. Saya juga lumayan kaget, ternyata mampu mengorganisir sangat baik. Bahkan dalam acara tersebut saya juga baru tahu potensi beberapa anak panti.

Salah potensi yang cukup membuat kami bangga adalah mereka sekarang mempunyai lagu yang mereka ciptakan sendiri. Bahkan salah lagu yang merka nyanyikan tentang ibu, membuat saya tidak tahan meneteskan air mata. Mereka tidak hanya membawakan dengan penuh emosional tapi juga dengan cinta dan senyuman

Keajaiban tidak berhenti disitu. Dalam acara ini juga SC kehadiran sebuah tamu unik. Pejuang Senyum satu ini berasal dari Serang. Dia mengetahui SC dari FB. Dan uniknya sekarang dia baru saja pindah ke Semarang untuk melanjutkan kuliah. Ajaibnya lagi dia bisa datang dalam acara ini karena mempunyai saudara di Jogja.

Dan membuat bertambah ajaib adalah ketika dia membawakan buku tentang FIsika. Ada apa dengan Fisika? Terakhir kita mengadakan acara di Panti ini, ada sebagian anak panti yang mengeluh pelajaran ini, dan ajaibnya tanpa saya minta (dan dia juga mengaku kebetulan “kebawa”) dia membawa buku Fisika tersebut untuk diberikan kepada anak Panti. Subhanallah.

(info keg: http://www.senyumkita.com/kabar-senyum/senyum-merdeka-ramadhan-di-panti-nurul-yasmin/)

(bersambung…)


Nb:
Terima kasih kepada pada semua pihak yang telah mendukung mewujudkan segala keajaiban ini :
Mas Wawan (Dapur Sambal), Pak Eko (Mie Sehati), Mbak Sari (Goeboex coffee), Mas Agung (Simply Fres Laundry), Mas Hendri (SuperSucces), Dekha M, Liga Filosa dan semua Pejuang Senyum Ramadhan yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu serta semua pihak yang membantu senyum community

Rabu, 26 Mei 2010

Kekuatan Prioritas

10 comments
Kalau Kamu sudah membaca tulisan saya tentang sebuah prioritas kamu akan melihat sebagian dari kita mempunyai prioitas dalam hidup ini, namun tidak sedikit kita juga msih bingun terhadap prioirtas kita. Sebenarnya apa sih prioritas tersebut?

Sebelum membahas tentang prioritas ada baiknya kamu memahami lebih dulu tentang pembahsan sebelumnya, yaitu tentang penentuan Tujuan, bagaimana membuatnya dan merealisasikan. Biasana orang membagi tujuan dalam kehidupanya dalam berbagai bidang. Misalnya bidang agama/spiritualitas, pribadi, keluarga, karir, keluarga, pendidikan, petualang/senang-senang ataupun kontribusi. Dan dari situlah biasanya muncul masalah manakah yang harus didahulukan dulu. Karir atau pribadi, keluarga atau pendidikan. Dan disinilah letak fungsi prioritas.

Setiap orang harus mempunyai prioritas dalam hidup, kamu harus tahu mana yang harus didahulukan dulu. Beberapa waktu lalu ada teman yang bingung setelah lulus kuliah, dia ingin melanjutkan S2 atau bekerja dulu. Dan saat kita tahu apa yang paling penting bagi kita, maka kita akan lebih mudah memilih mana yang harus diutamakan.
Agar kamu tahu prioritas kamu, kamu harus mengetahui apa saja yang harus kamu lakukan. kamu harus mempunyai daftar apa saja harus kamu lakukan. tulis semua hal yang harus kamu lakukan jangan sampai terlewatkan. Dan salah alat yang bisa membantu kita untuk membuat prioritas berdasarkan daftar tersebut adalah dengan menggunkan matrik Penting dan Mendesak



Keterangan :
Kuadran I : Penting-Mendesak : hal-hal yang Penting dan mendesak (segera) untuk dilakukan
Kuadran II : Tidak Penting –Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan
Kuadran III : Penting-Tidak Mendesak : hal-hal yang Penting namun tidak mendesak untuk dilakukan
Kuadran IV : tidak Penting-Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan

Setelah membuat matriks, coba masukan daftar apa yang ingin kamu lakukan. klasifikan berdasarkan matriks tersebut. Dan urutkan berdasarkan kebutuhan kamu. Selamat mencoba. ^^

Nb : ada tulisan mas arif tentang prioritas yang saya rekomendasikan untuk anda, silahkan menikmati disini ^^

Kamis, 18 Februari 2010

Sebuah prioritas

14 comments


Tadi malam saat hujan turun, q mampir di Angkringan untuk berbuka puasa. Beberapa saat menunggu hidangan, tiba-tiba penjual angkringan “ijin” ingin shalat magrib dulu, karena Iqomah sudah dikumandangkan. Dan dia meninggalkan angkringanya. Dia percaya pasti ada yang menjaga jualannya.

Menurutku orang satu ini merupakan salah satu orang yang bisa memprioritaskan hidup, mana yang lebih penting untuk dilakukan. Berbeda dengan kebanyakan rekan-rekan baru yang saya temui, kebanyakan mereka masih bingun, sebenarnya mana yang harus didahulukan. Bahkan beberapa rekan sempat bingun ketika saya minta ketegasan,, “sebenarnya yang kamu inginkan itu apa?”, “apa yang menurut kamu paling penting?”.
Dan tidak sedikit dari mereka masih terombang-ambing oleh “iming-iming” kesempatan dan peluang yang belum tentu dia inginkan. Menurut pengalaman saya, akan selalu ada godaan yang menghadang disetiap keputusan kita. Disaat saya harus “mengabdi” di jogja, banyak tawaran yang tentunya dengan imbalan harta dan pangkat yang memuasakan. Memang kalau kita berpikir sempit, kita bisa tergelincir dalam kenikmatan sesaat. Kita lupa terhadapa “apa yang sebenarnya kita impikan”

Dan yang bisa sampaikan adalah saat kita tahu kemana kita menuju. Kita harus BERANI melakukan hal yang berharga (walau pahit). Kita harus mampu memilih mana prioritas kehidupan kita. Semoga


nb: maaf jika pada nungguin tips baru (GR ni ), kalau pengen baca lain tips bisa di :
a. http://www.senyumkita.com/senyum-inspirasi/cara-menghilangkan-gelisah-grogi-saat-harus-berbicara-didepan-orang-banyak/

b. http://www.senyumkita.com/senyum-inspirasi/cara-mencintai-diri-sendiri/

c. http://www.senyumkita.com/senyum-inspirasi/rahasia-meningkatkan-percaya-diri/

Selasa, 24 November 2009

Dibalik sebuah mimpi

2 comments

Waktu saya masih kanak-kanak, saya pernah diajak ke sebuah SMA favorit di Magelang (SMUN 1 Magelang) oleh sepupu saya. Waktu itu sepupu saya mengatakan "besok SMAnya disini saja ya..". tentu saja waktu itu yang terpikirkan oleh saya, wah kayaknya asyik sekolah disini, suatu saat nanti pasti saya sekolah disini. Dan hal itu bernar-benar menjadi kenyataan. Mimpi yang terwujud. Padahal ketika SMP banyak yang tidak mengira saya pantas masuk SMA tersebut, karena tidak pernah masuk 10 besar.

Pengalaman yang mirip terjadi kembali. Saat masih kecil lagi (soal tanggal dan waktu selalu lupa-masih kanak-kanak sih:D), saya juga pernah diajak Paman saya ke salah satu Universitas ternama di negri ini (UGM). Paman juga mengatakan hal yang sama, "nanti kalau udah besar kuliah disini ya". Yah, waktu itu saya berkeyakinan, pada suatu saat nanti saya pasti menjadi mahasiswa disini. Dan skenario kembali terjadi, mimpi kembali menjadi kenyataan. Dan banyak yang tidak percaya kembali (arif kog bisa kuliah di UGM ya?-karena waktu SMA terlalu banyak tidur dikelas sih!:D).

Mimpi dan keinginan seseorang mungkin bagi seseorang mustahil tercapai. Namun kalau Anda yakin bisa mendapatkannya, tidak ada yang bisa menghalangi Anda. Saya pernah membantu orang mewujudkan impian seseorang. Yaitu mewujudkan impiannya keliling dunia (menjadi pramugari). Waktu saya hanya membantu memberikan sedikit informasi. Namun hal sederhana tersebut bisa membuat mimpi menjadi kenyataan. Dan teman saya pernah mengatakan "apapun yang saya inginkan pasti saya mendapatkannya" dengan penuh keyakinan.

Memang tidak mungkin semua yang Anda inginkan dapat Anda peroleh. Dan disitulah nikmatnya. Karena kalau Anda yakin suatu saat nanti Anda pasti mendapatkan yang lebih baik dari dunia dan seisinya ini. Semoga


 

Nb: ingin tahu lebih lanjut rahasia mewujudkan impian Anda di http://www.senyumkita.com/inspirasi-motivasi/rahasia-mewujudkan-impian-anda/.