Senin, 01 Oktober 2012

Nikmat "Terjatuh"

3 comments

saat kita terjatuh & terpuruk, saat itulah sebenarnya kita bersyukur atas segala CintaNya, percaya?
emang kelihatanya kontras, dulu saya HANYA percaya tp setelah mengalami saya mjd YAKIN dan mengimaninya. saya dulu percaya ktika melihat pengalman itu tjd orang lain, tapi ketika mengalami sendiri? ternyata LEBIH dari itu. Awalnya emang ga mudah utk memahami, tapi kalau kita YAKIN dan terus berpikir dan berPERASAAN POSITIF semua menjadi nyata

setdaknya sy sdh mngalami 4 kali titik terendah: saat tmn terdekat meninggal, gempaBumi DIY, Merapi meletus dan terakhir kepergian ayahanda. Semua kejadian tsb benar2 menggoncang hidup, dan mengubah orientasi hidup ini.
Saat teman terdekat meninggal (doni), sy benar2 merasakan bahwa, maut begitu dekat, buat apa hidup ini?. Begitu pula, saat gempa bumi dan merapi meletus, begitu mudahnya hidup manusia berubah dlm hitungan detik. Dan yg paling berat adl saat ayahanda meninggal, serasa tiada artinya hidup sekian tahun ini | bahkan butuh sktar 2bulanan utk bangkit
Namun semua itu ada hikmahnya, sy jadi merasa yakin dan benar2 mempraktekan : syukur disaat terkena musibah, & bersabar disaat mdapat nikmat
semua hal yg terjadi pd diri kita PASTI rencana indah yg telah dibuat oleh pencipta kita : tugas kita SYUKUR+SABAR dan IKHLAS menjalaninya:)
jadi ingat pertanyaan tmn ttg tanda syukur+sabar tsb, yaitu LEBIH banyak kuantitas & kualitas beribadah kepadaNya,  :))

Senin, 27 Agustus 2012

Mendidik Anak ala Al Quran

9 comments
Alhamdulillah, Ramadhan telah lewat saatnya kita meningkatkan amalan kita, setuju?

sebenarnya banyak banget hikmah yang didapat selama Ramadhan ini, dan ingin saya coba ikat dalam blog ini, tapi gara-gara kesibukan di @senyumkita (http://www.senyumkita.com/) jadi sok sibuk deh :D

ini mungkin sedikit ilmu yang saya dapat tentang Ramadhan kali ini, apa itu? Rahasia mendidik Anak yang telah diajarkan dalam Al Quran (Qs Ibrahim : 39-41)
1. Bersyukur
 syukuri atas karunia Allah berikan, anak merupakan amanah terbesar yang diberikanNya, maka syukuri :). Al Quran juga mengajarkan hal ini sebagai tanggung jawab dan investasi kita kelak

2. Didik dengan Shalat
shalat merupakan fondasi utama umat islam, ajari anak kita agar tidak hanya melakukan shalat tapi juga menegakan, insyaAllah semua akan menjadi mudah kelak

3. Arahkan untuk sukses di dunia-Akherat
mendidik anak bukan hanya agar sukses di dunia, tapi ada yang lebih penting adalah selamat di hari akhir & masuk surgaNya :)


nb : ilmu ini saya dapatkan dari acara Chatting w YM, cek videonya disini :

Selasa, 10 Juli 2012

Tiada...

6 comments

tiada lelah, jika Allah yg menjadi tempat berserah
tiada galau, jika kepada Allah kita mengadu
tiada kecewa, jika hanya kepada Allah kita menaruh asa
tiada sedih, jika yakin Allah selalu memberi kasih
tiada derita, jika percaya Allah selalu mencinta
tiada gelisah, jika hanya kpd Allah kita pasrah
tiada stress, jika ada Allah semua bisa beres
tiada frustasi, bila Allah dihati selalu terisi
tiada takut, jika yakin setiap langkahkita Allah selalu ikut
tiada kesepian, jika Allah selalu menjadi teman
tiada bosan, jika Allah selalu jadi alasan
tiada cemburu, bila Allah yg menjadi nomer satu
tiada khawatir, jika Allah selalu terpikir
tida bingung, jika Yakin Allah Maha Agung

Minggu, 08 Juli 2012

Money, Can't Buy Happines??

4 comments

 Ada diskusi menarik lagi di Group TDA Jogja tentang money+ happiness


Setyabella Ika Putri barusan nemu kalimat ini..
"money, can't buy happines"
apa pendapat teman2 ttg kalimat di atas?

Top of Form
Gugus A. Sakti Pasti itu belum tahu tempat belinya di mana #he3x

Ardian Fauzi pernah baca status BBM boz TDA Jogja Danto Colorful

"There is no way to happiness. Happiness is the way"

Andha Exetika no need to waiting for money to gain happiness happiness is inside you


Satrio Wicaksono Wironagoro Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi bisa untuk bayar biaya berobat jika ibu kita sakit, bayar biaya haji, membelikan buka puasa untuk fakir miskin, membeli baju lebaran anak yatim yg tidak pernah merasakan dibelikan baju oleh orang tua, membangun universitas dan pusat pengetahuan yang akan membuat negara disegani, melunasi hutang orang-orang miskin. Uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan, saya setuju. Hehehe.. :)


Cahyono Rajab Adi Putranita karena tidak ada tolok ukur yg jelas untuk menilai kebahagiaan...
buat beberapa orang, makan 1 hari 2 X ajah bisa di rasa sebagai kebahagiaan... tapi ada juga yg merasa kurang dengan hal yg sama....
berkumpul dengan keluarga, buat sebagian orang itu kebahagiaan, ada lagi yg mungkin (maaf) malah derita buat mereka...

kalo menurut ane pribadi, bersyukur atas apa yg ada & tidak ada dalam diri bisa memberi kebahagiaan....


Gugus A. Sakti Kenapa Uang (harta benda) karena uang adalah alat ukur yg paling gampang (bukan berarti paling valid lho ya, terutama untuk mengukur kebahagiaan). Tapi jika dalam kondisi terburuk pun dan seumpama hanya ada 2 pilihan secara manusiawi mana yg akan Anda pilih:
1. Tidak Bahagia Dan Tidak Punya Uang
2. Tidak Bahagia Dan Punya Banyak Uang
Pilih yg Mana?

*Dikutip dari motivator tetangga sebelah*


Muhammad Hardhantyo Puspowardoyo monggo diresapi mbaSetyabella Ika Putri, how money can buy happiness, apikk videonya.. :D



Andha Exetika aku sependapat ama mas Erbe Sentanu untuk bahagia kenapa harus menunggu kaya, harus punya ini dan itu, bahagia saja sekarang, nanti "money nya" pasti menyusul .


Yulaikah Kusnadi urun rembug : menurut sudut pandang saya pribadi, definisi bahagia setiap orang berbeda dan dalam dunia ini tidak ada keadaan/kondisi bahagia yang hakiki, ada sebagian orang yang menganggap tolak ukur bahagia adalah dengan keberlimpahan uang/materi, dengan adanya uang yang banyak apa yang kita inginkan semua bisa tercukupi (padahal tidak jaminan ya?)
ada sebagian orang yang sudah cukup bahagia ketika dia diberi nikmat iman, nikmat sehat, bisa bekerja dengan baik, makan cukup bergizi, bisa membantu saudara dengan apa yang dia miliki dll. 

Karena bahagia letaknya ada didalam hati, tidak pada uang yang kita miliki. 

Saya copaskan status dari guru saya
Uang BUKAN SEGALANYA 
Dengan uang anda dapat membeli rumah tetapi tidak dapat membeli kehidupan.
Dengan uang anda dapat membeli jam tetapi tidak dapat membeli waktu.
Dengan uang anda dapat membeli tempat tidur tetapi tidak dapat membeli tidur nyenyak.
Dengan uang anda dapat membeli buku tetapi tidak dapat membeli pengetahuan.
Dengan uang anda dapat membeli dokter tetapi tidak dapat membeli hidup sehat.
Dengan uang anda dapat membeli darah tetapi tidak dapat membeli hidup.
Dengan uang anda dapat membeli Nafsu tetapi tidak dapat membeli cinta dan kasih sayang


Lingga A Sinandi Saat kita bisa bahagia tanpa sebab, mk uang tdk lagi jadi tuan. Uang jadi pelayan kita utk dunia yg lebih bernilai #Millionaire_Mindset
Bottom of Form

ada pendapat lain?? :)

Senin, 25 Juni 2012

Nikmat Sebuah Proses

3 comments

 semua ada waktunya, semua sudah ada takdirnya, semua Allah yg Maha Mengatur :)
beberapa waktu lalu ad tweet seorang sahabat yg intinya kurang lebih sebagai berikut (text asli lupa :D), “ide sudah dua tahun lalu, merencanakan 6 bulan lalu dan lusa baru terealisasikan”
sudah pernah mengalamai hal yang serupa?

Saya termasuk yang paling sering mengalami. Banyak ide dan gagasan yang dulunya tidak mungkin atau kita belum siap tapi ternyata sekarang bisa melakukan atau menyelesaikan. Termasuk membangun Senyum Community (SC). Tahun 2008 ketika ditanya 5 tahun lagi akan menjadi seperti apa, bayangkanku saat itu aku baru mulai membangun SC ini, eh ternyata ga nyampe 5 tahun, saya sudah memulainya.

Tidak sedikit ide & program saat awal merintis dianggap tidak mungkin, eh ternyata sekarang terealisasi juga. Oh, ternyata kita mampu yaa J. wisata bisnis atau Senyum Youth Camp misalnya, dulu pas awal kepikiran enak juga kayaknya ngajak anak panti belajar sambil jalan-jalan, asyik juga kalau diajak outbond, tapi sumber daya saat itu ga memungkinkan, dana ga ada jaringan minim. tapi proses dan hasil membuktikan kita bisa merealisasikan asal kit sabar & istiqomah. Dan ketika kita mempunyai ide atau impian tantanganya adalah bagaimana kita menikmati proses tersebut dan merayakan hasil dari kesabaran & konsistensi kita

Tidak ada orang cerdas, yang ada adalah orang bijak yang terus belajar
Saat mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Ciputra Foundation, salah satu point yang ditekankan disana adalah “Proses Entrepreneurship”, entrepreneurship bukanlah profesi ataupun hanya tentang wirausaha, tapi sebuah mindset dan karakter yang terus berkembang.  Maka ketika banyak kegagalan setelah mengikuti pelatihan itu saya semakin inilah proses yang sedang saya lalui.
jika saya memaknai lebih luas kehidupan jugalah seperti itu, sebuah proses
 tumbuh untuk mencapai bijaksana. Beberapa hal yang tak pelajari saat menikmati semua proses itu adalah : semakin banyak kita menuntut ilmu, maka kita akan merasa bodoh. Semakin banyak karya yg kita buat, semakin kita tidak puas dengan pencapaian kita. Semakin banyak kita berbuat baik/beramal semakin merasa kita ini banyak kekurangan dan dosa. Yang akhirnya kita sadar begitu Maha Besar Sang Maha Kuasa ini

sadari semakin berbuat kebaikan, ternyata mbuat kita semakin hina kita didepanNya, ternyata masih sangat kurang amalan yg kita miliki

Sabtu, 16 Juni 2012

berharap hanya kepadaNya

4 comments

dibilang alim? mereka hanya belum tahu dosa2ku
dikatain baik hati? mereka hanya belum tahu keburukanku
dipuji cakep?? benar..benar-benar ngawuur :D
ad yang bilang keren?? mereka belum tahu kegalauanku
disangka sukses?? mereka hanya belum tahu kegagal2ku
segala kebaikan kita dimata manusia, tiada artinya jika tidak mdpt RidhoNya

sadari semakin berbuat kebaikan, ternyata mbuat kita semakin hina kita didepanNya, tryta masih sangat kurang amalan yg kita miliki

hanya harap diri & doa smoga kita selalu berada pada jalan yg diRidhoiNya. Aamiin

Sabtu, 09 Juni 2012

Belajar Cinta (lagi)

4 comments
Minggu ini saya kembali berpetualanga menyelami buku THe 7 Laws of Happiness

sekarang sampai pada bab tentang #cinta, pas banget saat lagi patah hati *oops *curcol* :D

inilah beberapa pelajaran baru tentang  #cinta....


#Cinta tdk tgantung pd org lain, tp pd ap yg kita lakukan & pikirkan
Masalah #cinta bukan bgmn agar dicintai, tp bgmn cara mencintai
bahasa "men#cintai" adalah memberi
#cinta sejati membebaskan setiap orang untuk mjd diri sendiri
#cinta sejati tdk menuntut orang utk mjd seperti yg kita inginkan
Mencintai adl melepaskan orang yg kita sayangi dr bayang2 kita & mjd diri mereka sendiri
#cinta sejati berarti memahami & menerima setiap orang dg seutuh2nya, dg sepenuh hati
#Cinta yg Benar adl cinta yg menyadarkan, memampukan & menberdayakan

#kasih juga berarti mensyukuri & merayakan keunikan setiap orang
#Cinta adalah proses memberdayakan, bukan malah penciptaan ketergantungan